Breaking News:

Berita Bengkalis

Rumah Tergenang, Motor Mogok, Eh Anak-anak Malah Senang Berenang, Kisah Pasang Keling di Bengkalis

Banjir rob atau dikenal pasang keling mengakibatkan rumah warga tergennag. Motor yang nekat terobos banjir mogok, eh anak-anak malah senang berenang

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/MUHAMMAD NATSIR
Banjir pasang keling genangi halaman rumah warga di Bengkalis, Minggu (5/12/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Banjir rob atau dikenal pasang keling oleh masyarakat Bengkalis, Riau mengakibatkan sejumlah rumah warga tergenang. Motor yang nekat terobos banjir mogok, eh anak-anak malah senang berenang.

Pulau Bengkalis yang memang berdekatan dengan laut selalu tak lepas dari pasang keling.

Pasang yang terjadi selama beberapa jam akibat air laut naik ini merendam rumah penduduk dan ruas jalan.

Meskipun tidak berlangsung lama, namun kondisi pasang membuat pekerjaan rumah bagi masyarakat yang tinggal dekat dengan laut.

Air pasang kali ini cukup tinggi bahkan masuk ke dalam rumah warga.

Seperti diungkapkan Siti Maryam. Warga Kelurahan Damon, Kecamatan Bengkalis, rumahnya yang memang berada tidak jauh dari laut.

Hingga saat pasang, rumahnya dibanjiri air laut pada Minggu (5/12/2021) pagi.

Meskipun tidak tinggi, kondisi ini membuatnya harus membersihkan sisa air yang masuk setelah beberapa jam surut.

"Memang pasang seperti ini tiap akhir tahun cukup tinggi. Namun biasanya hanya sampai pekarangan rumah saja, tetapi beberapa hari terakhir sampai masuk ke dalam rumah," terangnya.

Siti bahkan harus memindahkan kendaraan roda dua miliknya dari dalam rumah ke tempat yang lebih tinggi.

Karena takut jika terkena air asin bisa membuat sepeda motornya rusak.

Selain menggenangi rumah pasang juga menggenangi beberapa ruas jalan utama antara desa di Kabupaten Bengkalis.

Seperti di perbatasan Desa Pangkalan Batang Barat dengan Desa SebaukKecamatan Bengkalis sudah tiga hari ini setiap pagi terkenang air.

Seperti dikatakan Usman. Warga Pangkalan Bantang ini menuturkan, sejak tiga hari terakhir, setiap pagi jalan utama yang menghubungkan desanya dengan Desa Sebauk tergenang air.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved