Video Beria
VIDEO: Lelang Dini APBD Awal Tahun, Dewan Sebut APBD Berdampak Pada Ekonomi Masyarakat
"Kalau selama ini kan jalannya baru akhir tahun dan menimbulkan banyak Silpa, Silpa yang besar itu bukan kebanggaan karena anggaran banyak
Penulis: Nasuha Nasution | Editor: David Tobing
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Riau SF Hariyanto mengatakan tahun 2022 akan dijalankan program lelang dini untuk kegiatan di APBD, sehingga pada awal tahun kegiatan sudah berjalan.
Kegiatan yang diwacanakan Sekda tersebut disambut baik Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau, Ade Agus Hartanto, menurutnya program tersebut sangat bagus dan untuk menghindari kejadian selama ini.
"Kalau selama ini kan jalannya baru akhir tahun dan menimbulkan banyak Silpa, Silpa yang besar itu bukan kebanggaan karena anggaran banyak berlebih tapi karena kegiatan yang tidak jalan,"ujar Ade Agus Hartanto.
Maka dengan adanya rencana Pemprov Riau yang melakukan lelang dini tersebut tentunya lanjut Ade Agus Hartanto, bisa meminimalisir tingginya Silpa akhir tahun.
"Jangan sampai terulang lagi seperti tahun-tahun sebelumnya, karena ini selalu berulang terus dan harus ada solusi yang jelas,"ujarnya.
Karena bagaimanapun juga menurut Ade Agus Hartanto, keberadaan APBD atau kegiatan yang berasal dari APBD bisa merangsang tumbuhnya perekonomian masyarakat.
"Kita tidak pungkiri, jalannya APBD juga berdampak terhadap ekonomi masyarakat, karena akan mempengaruhi sektor lainnya,"ujar Ade Agus Hartanto.
Sementara saat disinggung mengenai kebiasaan pemerintah terutama OPD yang selalu mengebut kegiatan saat akhir tahun, meskipun sudah sejak awal tahun didorong percepatan, menurut Ade Agus tentunya tergantung masing-masing OPD dan harus menjadi evaluasi.
"Kalau soal lelang dini kan baru tahun 2022 ini melalui pak Sekda, jadi harapan kita tidak ada lagi terulang seperti tahun-tahun sebelumnya, semua kegiatan harus cepat berjalan,"ujar Ade Agus.
(tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)