Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Anggota DPRD Pekanbaru Senang Anggaran untuk Masyarakat Miskin BP Pemda Akhirnya Ditambah

Anggota DPRD Pekanbaru Aidil Amri S Sos mengaku senang, karena anggaran untuk masyarakat miskin Kota Pekanbaru, akhirnya ditambah.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
istimewa
Anggota DPRD Pekanbaru Aidil Amri S Sos mengaku senang, karena anggaran untuk masyarakat miskin Kota Pekanbaru, akhirnya ditambah. FOTO: Anggota DPRD Pekanbaru, Aidil Amri 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Anggota DPRD Pekanbaru Aidil Amri S Sos mengaku senang, karena anggaran untuk masyarakat miskin Kota Pekanbaru, melalui program kerjasama Jaminan Kesehatan bagi Penduduk Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) Pemda tahun 2022, akhirnya ditambah.

Anggaran yang semula hanya diplot Rp 5 miliar, ternyata ditambah Pemko Pekanbaru menjadi Rp 16 miliar. Meski sebenarnya, bantuan untuk masyarakat miskin ini setahun harus sebesar Rp 18 miliar lebih, namun dengan angka Rp 16 miliar tersebut, paling tidak mendekati.

"Alhamdulillah keluhan masyarakat yang disampaikan ke kami, ternyata direspon baik Pemko Pekanbaru. Saya dapat informasi langsung ditambah menjadi Rp 16 miliar. Ini patut disyukuri, karena sudah sangat membantu masyarakat," tegas Aidil Amri kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (7/12/2021).

Disinggung dari mana Pemko Pekanbaru menambah anggaran tersebut, Politisi Senior Partai Demokrat ini mengaku tidak tahu pasti.

"Kemungkinan besar dari anggaran cukai rokok. Karena dari pos itu yang memungkinkan. Tapi apapun itu, masyarakat saya pasti senang," sebutnya lagi.

Aidil yang juga duduk di Komisi I DPRD Pekanbaru ini menegaskan, dengan tersedianya anggaran BP Pemda, untuk masyarakat miskin yang ingin berobat ini,   akan sangat membantu masyarakat dalam hal memperoleh pelayanan kesehatan.

Paling tidak, dengan jumlah masyarakat yang biasanya menggunakan BP Pemda tiap tahunnya sebanyak 66.659 jiwa, bisa mengakomodir 90 persen lebih masyarakat, untuk berobat nantinya sepanjang tahun 2022.

"Saya mewakili masyarakat, mengucapkan terima kasih kepada Pemko Pekanbaru, atas perhatian ini. Akan banyak masyarakat yang tersentuh jaminan kesehatan," tambahnya.

Peserta PBPU dan PB Pemda ini adalah, masyarakat miskin Kota Pekanbaru yang dijamin kesehatannya oleh Pemko melalui Diskes.

Untuk diketahui juga, PBPU dan PB  Pemda adalah Peserta Bukan Penerima Upah, yang preminya dibayarkan oleh Pemko Pekanbaru melalui Diskes. Pesertanya adalah masyarakat miskin yang belum mempunyai jaminan kesehatan, dan tidak sanggup menjamin kesehatan sendiri melalui BPJS.

"Kita harapkan pada pelaksanaannya nanti, supaya tepat sasaran," pintanya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved