Breaking News:

Berita Rohul

Diperkosa Rekan Suami Berkali-kali, Saat Lapor ke Polisi IBu Muda Ini Malah Dikata-katai Seperti Ini

Korban perkosaan di Rokan Hulu yang melapor sejak September lalu justru mendapat kata-kata yang tak pantas dari oknum petugas saat melapor ke polisi.

Editor: CandraDani
Ist
Zul (19) korban kasus pemerkosaan sebanyak lima kali oleh empat pelaku dalam waktu yang berdekatan pada medio September 2021 lalu dan telah dilaporkan ke Polsek Tambusai Utara sejak 2 Oktober 2021, namun mangkrak hingga diambilalih Polda Riau karena viral. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Zul (19) nampak rapuh saat didampingi oleh suaminya Sur beserta kuasa hukumnya Andry Hasibuan SH dan tim saat memenuhi panggilan pemeriksaan di Polres Rokan Hulu sejak Minggu (5/12) malam.

Zul yang hadir bertiga dengan anak sulungnya yang masih berusia tiga tahun itu memenuhi panggilan Polres Rohul terkait carut marutnya laporan dirinya atas tindak pidana perkosaan yang sempat mencuat beberapa hari sebelumnya.

Kuasa Hukum Zul, Andry Hasibuan SH didampingi rekannya Pirnando Hutagalung SH saat diwawancara mengatakan, proses hukum yang bertele-tele di Polsek Tambusai Utara mengaku sangat kecewa.

Pasalnya, laporan yang dibuat pada 2 Oktober itu tak pernah diberitahukan hasil perkembangannya oleh pihak korban sebagai pelapor.

"Laporan itu dibuat pada 2 Oktober 2021 tapi baru kita terima pada 3 Desember 2021 sekira jam 11.15," kata Andry pada Senin (6/12).

Korban Malah Dipaksa Berdamai dengan Pelaku

Dia melanjutkan, dalam laporan yang diterima pihaknya, ada perbedaan kalimat bahwa kliennya disebut hanya menyebut satu orang diduga melakukan tindakan pemerkosaan tersebut.

Padahal, dari fakta yang dipaparkan oleh korban sebagai klien kami ada empat orang pelaku yang secara jelas dia sebutkan.

"Selain itu, klien kami juga beberapa kali mendapatkan tekanan berupa arahan untuk melakukan perdamaian dari sejumlah pihak," bebernya.

Tak hanya pada korban, pihak keluarga korban juga dipaksa untuk melakukan perdamaian antara korban dan para pelaku.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved