Breaking News:

Berita Pelalawan

Eskavator Amphibi Diparkir di Tepi Sungai Kerinci, Loh Kenapa Ya? Begini Penjelasan PUPR Pelalawan

Eskavator amphibi diparkir di tepi Sungai Kerinci, ternyata ada alasannya, begini penjelasan PUPR Pelalawan

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/JOHANNES TANJUNG
Alat berat jenis eskavator amphibi milik Dinas PUPR Pelalawan melakukan normalisasi Sungai Kerinci beberapa waktu lalu. 


TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Eskavator amphibi diparkir di tepi Sungai Kerinci, ternyata ada alasannya, begini penjelasan PUPR Pelalawan.

Hampir satu bulan, proses normalisasi Sungai Kerinci yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan Riau.

Normalisasi menggunakan alat berat jenis eskavator amphibi yang dibeli tahun lalu buatan PT Pindad.

Pembersihan aliran sungai yang membentang di perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan itu melibatkan operator dari PT Pindad untuk mengoperasikan eskavator amphibi tersebut. Sekaligus melatih operator milik Dinas PUPR.

"Normalisasi sebenarnya masih berjalan. Tapi sekarang kita istirahatkan dulu. Karena operator mengikuti pelatihan dan ujian sertifikasi," terang Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Pelalawan, Awaluddin ST M.Sc, Selasa (7/12/2021).

Kepada Tribunpekanbaru.com Awaluddin menyampaikan, eskavator amphibi diberhentikan sementara dan diparkir di pinggir Sungai Kerinci.

Ternyata tidak hanya alat itu saja yang diistirahatkan, semua alat berat milik Dinas PUPR sementara tidak operasional.

Penyebabnya, karena semua operator mengikuti pelatihan tersebut untuk peningkatan kemampuan dan mendapatkan sertifikasinya. Diperkirakan akan berlangsung selama empat hari ke depan.

Dikatakannya, Sungai Kerinci yang telah berhasil dinormalisasi sampai saat ini sepanjang 5,1 Kilometer.

Terbentang mulai dari jembatan kembar Jalan Sultan Syarif Hasyim Pangkalan Kerinci sampai ke hilir Sungai Kerinci yang terhubung langsung dengan Sungai Kampar di Kuala Terusan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved