Breaking News:

Kementerian BUMN Pacu Digitalisasi PTPN

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara I Pahala Nugraha Mansury mendorong Holding Perkebunan Nusantara agar terus memacu program transformasi

Editor: Ilham Yafiz
ISTIMEWA
Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury memberikan pengarahan optimalisasi digitalisasi dan semangat transformasi dalam kunjungan kerjanya ke Bale Nusantara PTPN V, Kota Pekanbaru, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara I Pahala Nugraha Mansury mendorong Holding Perkebunan Nusantara agar terus memacu program transformasi dan digitalisasi yang telah diusung, termasuk anak perusahaan PTPN V agar menjadi perusahaan perkebunan sawit milik negara terbaik di Indonesia. 


"Saya sangat berharap PTPN yang telah melaksanakan transformasi dan mengusung program digitalisasi mampu untuk terus menunjukkan kinerja yang lebih baik lagi. Dan talenta-talenta muda bisa membawa PTPN menjadi perusahaan perkebunan terbaik di Indonesia," kata dia. 


Pahala menyampaikan hal tersebut di hadapan Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) Mohammad Abdul Ghani, Direktur SDM dan IT Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) Seger Budiarjo, CEO PTPN VJatmiko K Santosa saat memberikan pengarahan di Bale Nusantara Kantor Direksi PT Perkebunan Nusantara V, Kota Pekanbaru, awal pekan lalu. 


Fokus Kementerian BUMN terhadap talenta muda juga terlihat saat Pahala meminta Angga Ardinista, salah seorang milenial perusahaan yang memenangi planters innovation summit 2021 untuk berbincang secara langsung.

Angga adalah penemu Mill Excellence Indicator, sebuah aplikasi Android terintegrasi langsung dengan peralatan dan sistem yang terpasang di setiap pabrik kelapa sawit (PKS).


"Dengan adanya Millena, operasional pengolahan tandan buah segar (TBS) sawit menjadi crude palm oil (CPO) di 12 PKS milik PTPN V dapat dipantau secara real time melalui ponsel pintar," ujar Angga.


Menanggapi hal itu, Pahala pun meminta kepada Manajemen PTPN untuk mendorong munculnya inovator muda seperti Angga, dan jika memungkinkan serta layak hasil inovasi mereka diterapkan di seluruh lingkungan PTPN.


"Saya mendapat informasi, selain dapat terintegrasi dengan manajemen informasi, millena ini biaya pembangunannya jauh lebih kecil dibandingkan tools serupa dipasaran. Saya minta anak-anak muda seperti ini terus didorong, ini sudah masanya. Dan kita seharusnya tidak cuma juara di nasional, tetapi juga di internasional," harapnya.


Lebih lanjut, Pahala mengatakan dalam beberapa tahun terakhir, untuk PTPN Grup dan PTPN V sendiri, telah memperlihatkan kinerja mumpuni.

Hingga September 2021, Holding Perkebunan telah membukukan  laba unaudit Rp3,1 triliun dan PTPN V berkontribusi Rp900 miliar. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved