Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Polemik Syarat Calon Ketua, Musorprov Koni Riau Menunggu Petunjuk Pengurus Pusat

Ternyata, langkah tim penjaringan dan penyaringan calon ketua umum KONI Riau mendapat penolakan. Pihak lain mengatakan calon ketua harus mengantongi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Riau belum ada kepastian karena menunggu petunjuk dari KONI pusat. Disatu sisi, tim penjaringan dan penyaringan calon ketua umum KONI Riau, membuat salah satu calon kecele.

Petunjuk dari KONI Pusat ini terkait dengan persyaratan maju sebagi calon ketua KONI Riau.

"Sekum KONI Riau perwakilan ke pusat untuk konsultasi terkait Musprov," kata ketua tim penjaringan dan penyaringan calon ketua umum KONI Riau, Zulkifli Indra, Selasa (7/12/2021).

Sebelumnya, perdebatan soal syarat menjadi calon ketua umum Koni Riau mencuat.

Oleh tim penjaringan dan penyaringan calon ketua umum KONI Riau, syarat menjadi ketua yakni menimal mengantongi 25 persen suara, baik itu dari KONI Kabupaten/kota atau Pengprov Cabor.

Ternyata, langkah tim penjaringan dan penyaringan calon ketua umum KONI Riau mendapat penolakan. Pihak lain mengatakan calon ketua harus mengantongi minimal 4 suara KONI kabupaten/kota dan 15 Pengprov Cabor.

Pihak yang mengatasnamakan Forum Peduli KONI Riau pun bersurat ke KONI Riau soal ketidaksetujuan atas putusan tim penjaringan dan penyaringan.

Pada 3 Desember, KONI Pusat pun bersurat ke KONI Riau. Inti surat meminta agar KONI Riau berpedoman pada hasil Rakerprov 9 - 10 April di Pekanbaru terkait mekanisme persyaratan calon ketua.

"Agar berjalan aman, tertib dan lancar serta tidak ada permasalahan hukum di kemudian hari," kata KONI Pusat dalam suratnya.

Karena hasil konsultasi KONI Riau dengan KONI Pusat belum didapat, sejumlah agenda pun tertunda.

Tim penjaringan dan penyaringan calon ketua umum KONI Riau menunda penerimaan surat pendaftaran calon ketua. Padahal seharusnya penyerahan berkas pendaftaran paling lama 6 Desmeber lalu.

Penunduan ini ternyata tidak disampaikan secara resmi pada calon - calon ketua yang sebelumnya sudah mengambil berkas.

Alhasil, tim sukses Iskandar Husein - salah satu calon ketua KONI Riau kecele. Sebab tim yang datang pada 6 Desember 2021 yang ingin mengembalikan surat pendaftaran beserta surat dukungan, balik kanan.

Tim penjaringan dan penyaringan calon ketua umum KONI Riau mengakui kekhilafannya. Sehingga surat resmi penundaan dikirim ke seluruh calon.

"Nah, kita tinggu lah hasil konsultasi dengan KONI Pusat," kata Zulkifli Indra. (Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved