Breaking News:

Diundang Agenda Pembaiatan ISIS di Makassar, Munarman Sebagai Daya Tarik Anggota FPI

Munarman sebelumnya juga merupakan peserta yang hadir dalam deklarasi dukungan terhadap ISIS di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Ci

Tribunnews
Munarman SAAT ditangkap Densus 88 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Jaksa penuntut umum (JPU) menyatakan, undangan terhadap Munarman, ke Makassar sengaja dilakukan untuk jadi daya tarik para Laskar FPI di Makassar dalam acara pembaiatan Islamic State and Iraq and Suriah (ISIS) yang berkedok seminar.

Terlebih kata jaksa dalam dakwaannya, Munarman sebelumnya juga merupakan peserta yang hadir dalam deklarasi dukungan terhadap ISIS di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat.

"Alasan mengundang terdakwa adalah karena peserta rapat telah mengetahui bahwa terdakwa telah hadir dalam acara deklarasi dukungan pada ISIS di UIN Jakarta (Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Ciputat)," kata jaksa dalam persidangan, Rabu (8/12/2021).

Undangan itu juga berawal dari rencana Muhammad Akbar Muslim eks pengurus atau DPW Front Pembela Islam (FPI) Makassar, mengadakan kegiatan pembaitan pada 24-25 Januari 2015, bersama sejumlah tokoh seperti, Agus Salim, Abdurrahman Langkong, Mukhsin Jafar alias Habib Mukhsin, dan para peserta rapat acara tersebut.

Tak hanya itu, jaksa mengatakan, alasan lain Munarman diundang dalam acara tersebut karena statusnya dia di FPI.

Di mana kata jaksa, Munarman merupakan petinggi FPI yang menjadi salah satu pengurus pusat, hingga familiar dan kerap tampil di media, sehingga Munarman diyakini menjadi daya tarik untuk anggota FPI.

"Terdakwa diharapkan dapat menjadi daya tarik para Laskar FPI yang ada di Makassar," ucapnya.

Setelah adanya informasi dan pertimbangan itu, akhirnya panitia peserta pembaiatan, Agus Salim memberikan kontak Munarman kepada Muhammad Akbar Muslim yang merupakan pengurus FPI di Makassar untuk mengundang Munarman dalam kegiatan pembaitan ISIS berkedok seminar di Kota Makassar pada 24-25 Januari 2015 itu.

Adapun agenda itu disebut Takbir Tabligh Akbar yang berupa seminar dan digelar di Pondok Pesantren Tahfiduzl Quran, Makassar.

"Dan juga mengusulkan perubahan nama tabligh akbar di Seretariat FPI DPW Kota Makassar dari tema tegaknya syariat islam di bawah naungan khalifah menjadi tegaknya syariat di bawah naungan khilafah dan tema tabligh akbar di ponpes Tahfidzul Quran Makasaar menjadi syariah islam sebagai solusi terbaik negeri idaman harapan umat," ucap jaksa.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved