Breaking News:

DPRD Pekanbaru

DPRD Pekanbaru Desak PDAM Perbaiki Pipa Rusak, Warga Sudah tak Sanggup Beli Air Galon

DPRD Pekanbaru mendesak PDAM untuk memperbaiki pipa air yang rusak, sebab warga sudah tak sanggup membeli air galon.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
tribunpekanbaru/johanes
DPRD Pekanbaru mendesak PDAM untuk memperbaiki pipa air yang rusak, sebab warga sudah tak sanggup membeli air galon. FOTO ILUSTRASI 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - DPRD Pekanbaru mendesak PDAM untuk memperbaiki pipa air yang rusak, sebab warga sudah tak sanggup membeli air galon.

Hampir sebulan warga Sukajadi, Senapelan dan Payung Sekaki Pekanbaru, menanggung susahnya mendapatkan air bersih.

Ini setelah rusak dan pecahnya jaringan pipa PDAM di beberapa titik.

Yang terparah pipa PDAM pecah di Jalan Rajawali Labuh Baru, serta di Jalan Cempaka. Kondisi pecahnya pipa PDAM ini, sudah dilihat langsung oleh anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Selasa kemarin.

Dengan kejadian ini, legislator sudah mendesak petinggi PDAM Tirta Siak Pekanbaru, agar segera memperbaiki pipa yang rusak, yang konon dalihnya akibat galian IPAL limbah.

"Kepada kita di lapangan, PDAM mengaku akan segera memperbaikinya. Material pengganti pipa yang pecah, akan datang dalam dua hari. Itu terhitung dari kemarin. Mudah-mudahan tak meleset," tegas Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Robin Eduar SH MH, Kamis (9/12/2021) kepada Tribunpekanbaru.com.

Robin meminta, setelah materialnya datang, petugas perbaikan PDAM harus kerja 24 Jam untuk menyelesaikan titik-titik yang rusak berat tersebut.

"Kerjanya kita minta siang malam. Masyarakat sudah menderita hampir sebulan, tak bisa menikmati air PDAM. Kita harapkan manajemen PDAM jangan banyak alasan," sebut Politisi PDI-P ini.

Desakan menyegerakan perbaikan pipa PDAM ini, karena sampai hari masyarakat masih mengeluhkan sulit mendapatkan air bersih.

Warga mengaku tak sanggup lagi membeli air galon, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, uang masuk warga sulit untuk mencukupi ekonomi keluarga.

Sehingga mereka terpaksa harus putar otak, agar bisa tetap mendapatkan air bersih.

"Sama-sama kita ketahui bahwa, air bersih merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Jadi, tidak ada alasan bagi PDAM yang notabenenya diisi orang-orang ahli, untuk bisa menyelesaikan masalah ini secepatnya," terang Robin lagi.

Lebih lanjut Robin menekankan, agar perbaikan pipa PDAM yang rusak tersebut, bisa selesai dalam pekan ini.

"Kasus seperti ini harus menjadi pengalaman berharga bagi PDAM. Apapun ceritanya, harus ada antisipasi jika ada kejadian seperti ini. Jangan menunggu material berminggu-minggu, karena di sini masyarakat yang dirugikan. Jangan sampai ini terulang lagi," harapnya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved