Breaking News:

Setelah Ditegur Prabowo, Kini Fadli Zon Dilaporkan Soal Cuitan 'Invisible Hand' UU Ciptaker

Menurut Teddy, cuitan Fadli Zon itu berbahaya. Apalagi, Fadli telah menuding proses demokrasi dikotori dengan invisible han

Penulis: | Editor: Firmauli Sihaloho
Tribun Pekanbaru/Instagram.com/@fadlizon
Bukan Orang Sembarangan, 3 Legislator Jamin Habib Rizieq, Kuasa Hukum: Ajukan Gugatan Praperadilan. Foto: Fadli Zon 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Fadli Zon kembali tersandung masalah dan menjadi sorotan publik.

Sebelunya, Dia ditegur oleh Prabowo Subianto karena menegur Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Usai tudingan itu, kini, politis Partai Gerindra tersebut dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI.

Politikus Teddy Gusnaidi memenuhi panggilan MKD DPR RI, untuk memberikan penjelasan atas laporan terhadap anggota DPR Fadli Zon yang diduga melanggar kode etik. 

Sebelumnya, Fadli dilaporkan karena diduga melanggar kode etik lantaran cuitan Fadli soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang UU Cipta Kerja.  

"Tadi saya dimintakan penjelasan alasan kenapa saya melaporkan Pak Fadli Zon. Ya saya sudah ceritakan ya ada tiga alasan itu bahwa saya melihat Pak Fadli Zon merendahkan martabat dari tiga lembaga negara baik eksekutif, legislatif dan yudikatif," katanya di Gedung Nusantara I DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (8/12/2021). 

Teddy menilai, pernyataan Fadli Zon berbahaya apalagi menyebut adanya 'invisible hand' dalam UU Cipta Kerja. 

Dia mengatakan dampak pernyataan itu akan membuat masyarakat menganggap pasal-pasal dalam UU yang dibuat pemerintan dan DPR berdasarkan pesanan. 

"Framing di bawah itu akhirnya menganggap semua Undang-undang yang dibuat oleh pemerintah dan DPR itu berdasarkan pesanan," ucapnya. 

Atas dasar itu, Teddy meminta MKD DPR untuk memanggil Fadli, mengklarifikasi apa maksud pernyataan invisible hand dalam UU Cipta Kerja. 

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved