Breaking News:

Sosok Herry Wirawan, Guru Pesantren Lakukan Aksi Gila Menyetubuhi Belasan Santriwati Hingga Hamil

Aksi gila guru pessantren di Bandung yang bejat menyetubuhi belasan orang santriwati hingga hamil dan melahirkan.

Editor: Ilham Yafiz
istimewa
Herry Wirawan, ustaz ponpes di Kota Bandung yang nekat lakukan aksi gila menyetubuhi belasan satriwati hingga hamil dan melahirkan. Korban kini trauma. 

Dalam proses persidangan bertambah satu bayi hingga kini berjumlah 9 bayi.

" Jaksa menyatakan trauma mendalam bagi para korban sehingga korban selama penyidikan didampingi LPSK, begitu juga setelah proses persidangan" ucapnya.

Pelaku pun terancam pidana Pasal 81 UU perlindungan anak dengan ancaman pidana 15 tahun.

"Pasal 81 UU perlindungan anak, ancaman pidana 15 tahun, digarisbawahi ada pemberatan dia sebagai tenaga pendidik sehingga ancaman hukuman 20 tahun" tutur Jaksa Agus Mudjoko.

Hingga saat ini, jaksa masih mengaji apakah akan memberikan hukuman kebiri kepada pelaku atau tidak.

Sebelas Korban Asal Garut

Kasus rudapaksa oleh guru pesantren di Kota Bandung ternyata korbannya banyak yang berasal dari Kabupaten Garut.

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Garut, Diah Kurniasari mengatakan ada 11 santriwati asal Garut yang menjadi korban.

Bahkan menurutnya dari sebelas orang tersebut ada yang sudah mempunyai anak dan ada yang hamil akibat dari kejahatan pelaku.

"Diketahui ada 11 santri perempuan dari Garut yang jadi korban hingga diketahui punya anak dan ada yang hamil," ujarnya saat diwawancarai Tribunjabar.id, Kamis (9/12/2021)

Ia menuturkan saat itu pihaknya menerima laporan adanya rudapaksa yang dilakukan oleh guru pesantren di Kota Bandung.

Mereka langsung melakukan komunikasi dengan orangtua korban.

Menurutnya sebagian orangtua korban tidak mengetahui masalah yang menimpa anaknya.

"Semua orangtua syok begitu mengetahui permasalahan yang menimpa anaknya, setelah diberi pemahaman dan pendampingan, akhirnya para orangtua bisa menerima permasalahan tersebut," ungkapnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved