Video Berita
VIDEO: 1.777 Mahasiswa Pelalawan Dapat Bantuan Rp 2 Juta, Pemohon Tak Lulus Bisa Menyanggah
Setelah melalui proses verifikasi, hanya 1.777 mahasiswa yang memenuhi syarat untuk diberikan bantuan pendidikan. Dengan rincian 1.079 mahasiswa S1
Penulis: johanes | Editor: David Tobing
TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan akhirnya mengumumkan nama-nama mahasiswa asal Pelalawan yang berhak menerima bantuan pendidikan tahun 2021.
Pengumuman disampaikan melalui website Sistem Bantuan Pendidikan atau Sibadik pada Selasa (7/12/2021) lalu.
Nama-nama yang tercantum di pemberitahuan yakni mahasiswa yang lolos verifikasi berkas sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan Pemkab Pelalawan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab).
Proses penerimaan dokumen permohonan telah berlangsung sejak Bulan Oktober lalu hingga pengumuman pemohon yang lulus.
"Total ada 1.777 mahasiswa yang lulus pada tahap seleksi. Mereka berhak mendapat bantuan pendidikan tahun ini," kata Kepala Bagian Kesra Setdakab Pelalawan, H Akmamul Hadi, kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (8/12/2021).
Akmamul Hadi menerangkan, jumlah pemohon yang mengajukan bantuan pendidikan ke Pemda mencapai 2.260 orang mahasiswa. Mereka merupakan putra-putri asal Pelalawan yang menempuh pendidikan di universitas yang ada di Riau maupun di luar provinsi. Tentu dengan sederet aturan dan persyaratan yang musti dilengkapi pemohon tersebut.
Setelah melalui proses verifikasi, hanya 1.777 mahasiswa yang memenuhi syarat untuk diberikan bantuan pendidikan. Dengan rincian 1.079 mahasiswa S1 non eksakta, 629 mahasiswa S1 eksakta, ada lima orang mahasiswa berprestasi, dan 64 orang mahasiswa D3.
Panitia menyiapkan masa sanggah selama dua hari sejak pengumuman mulai Kamis (9/12/2021) sampai Jumat (10/12/2021) mendatang.
Mahasiswa yang tidak terima dirinya tak lolos dan merasa melengkapi semua persyaratan diminta datang langsung ke kantor Bagian Kesra Setdakab Pelalawan untuk mengkonfirmasi dan klarifikasi.
"Bagi yang keberatan tidak lolos, silahkan datang ke sini. Kita beri waktu selama hari ini. Karena proses pencarian akan dimulai," tutur Akmamul Hadi.Ia menyampaikan, setelah dilakukan penghitungan jumlah mahasiswa yang lulus verifikasi dengan besaran angggaran yang dialokasikan, maka diperkirakan setiap mahasiswa S1 akan mendapatkan bantuan Rp 2 juta dan D3 sebesar Rp 1,5 juta.
"Pencairannya melalui transfer rekening langsung ke yang bersangkutan. Jadi dari kasda ke rekening penerima," tukasnya.
(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)