Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Komisi III DPRD Pekanbaru Soroti Gizi Balita di Posyandu, Selama Ini Kurang Diperhatikan Dikses

Hampir semua Posyandu di Kota Pekanbaru, terus mengeluhkan minimnya bantuan makanan, atau asupan gizi dari pemerintah. Ini kata DPRD Pekanbaru

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Hampir semua Posyandu di Kota Pekanbaru, terus mengeluhkan minimnya bantuan makanan, atau asupan gizi dari pemerintah. FOTO ILUSTRASI: Sejumlah anak mengikuti pemeriksaan di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Lingkungan Sejahtera, Jalan Nelayan, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Kamis (17/9/2018). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Hampir semua Posyandu di Kota Pekanbaru, terus mengeluhkan minimnya bantuan makanan, atau asupan gizi dari pemerintah.

Padahal, masalah kesehatan Balita ini, menjadi bagian tanggung jawab pemerintah.

Ironisnya lagi, keluhan ini disampaikan masyarakat kepada Anggota DPRD Pekanbaru, hampir di setiap kegiatan.

Sehingga masyarakat tak sungkan-sungkan meminta bantuan kepada anggota dewan, agar bisa memenuhi kebutuhan gizi setiap bulan di Posyandu mereka.

Persoalan ini langsung direspon Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, H Ervan.

Kepada Tribunpekanbaru.com Senin (13/12/2021) H Ervan mengaku, bahwa keluhan ini sering dialaminya, dan rekan-rekan anggota dewan lain.

Kondisi ini terjadi, karena dipastikan kurang mendapat perhatian dari Diskes Pekanbaru, selaku OPD terkait.

"Kita heran juga, kemana anggaran untuk Posyandu di Diskes. Padahal ini kan termasuk urusan wajib, yang menyentuh langsung masyarakat," jelas H Ervan.

Ya, Posyandu merupakan tempat pelayanan kesehatan untuk masyarakat, khususnya bagi Ibu hamil, balita dan orangtua.

Posyandu memiliki peran penting dalam menurunkan angka kematian Ibu, angka kematian bayi dan Balita.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved