Breaking News:

Berita Pelalawan

Kasus Dugaan Pungli Sertifikat PTSL di Ukui, Kejari Pelalawan Kantongi Nama Calon Tersangka

Kejari Pelalawan telah mengantongi nama calon tersangka terkait penyidikan kasus dugaan Pungli sertifikat PTSL Desa Bagan Limau Ukui.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM/JOHANNES TANJUNG
Kejari Pelalawan telah mengantongi nama calon tersangka terkait penyidikan kasus dugaan Pungli sertifikat PTSL Desa Bagan Limau Ukui. FOTO: Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Pelalawan, Fuzthathul Amul Huzni SH saat ditemui beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Kejari Pelalawan telah mengantongi nama calon tersangka terkait penyidikan kasus dugaan Pungli sertifikat PTSL Desa Bagan Limau Ukui.

Pengungkapan kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli) dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematis (PTSL) tahun 2019 di Desa Bagan Limau Kecamatan Ukui mulai menunjukan titik terang di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pelalawan.

Proses penyidik Kejari Pelalawan terus bergulir di Seksi Pidana Khusus (Pidsus) setelah ditingkatkan dari penyelidikan beberapa waktu lalu.

Tim penyidik menduga kuat ada bau korupsi dalam program tersebut yang dilakukan oleh oknum-oknum terkait. Peristiwa pidana dalam pengurusan sertifikat PTSL itu terus didalami dan digali oleh jaksa.

"Proses penyidikan terus berlanjut oleh tim Pidsus. Dari perkembangannya, akan menentukan calon tersangka. Artinya nama calonnya sudah kita kantongi," kata Kepa Kejari Pelalawan Silpia Rosalina SH MH melalui Kasi Intelijen Fuzthathul Amul Huzni SH, kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (15/12/2021).

Apabila proses penyidikan khusus nantinya telah menetapkan tersangka atau orang yang bertanggung jawab dalam Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) ini, Kejari Pelalawan akan segera mengeksposnya ke media.

Jaksa masih menggali keterangan dari para saksi yang dipanggil dan dimintai keterangan.

Selama proses penyidikan, korps Adhyaksa telah memanggil 25 orang saksi dalam perkara ini.

Diantaranya dari masyarakat, perangkat desa, kepala desa lama dan baru, pejabat dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Pelalawan serta pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pelalawan.

"Ketika mencari calon tersangka, tentu ada barang bukti yang harus kita cari juga. Semuanya masih berjalan dan kita berharap prosesnya lancar," tandas Kasi Intelijen Huzni.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved