Breaking News:

Strategi Bapenda Bengkalis Terhadap Target Pajak Daerah yang Telah Ditetapkan untuk Tahun 2022

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bengkalis menargetkan peningkatan penerimaan pajak pada tahun 2022 mendatang.

Editor: M Iqbal
istimewa
Plt Kepala Bapenda Bengkalis Syahruddin 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bengkalis menargetkan peningkatan penerimaan pajak pada tahun 2022 mendatang. Peningkatan target pajak yang dilakukan Bapenda Bengkalis cukup signifikan dari tahun 2021 ini sebesar sepuluh miliar rupiah.

Hal ini diungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Bengkalis Syahruddin, Senin (13/12) pagi. Menurut dia tahun 2021 lalu target penerimaan Bengkalis melalui sektor pajak daerah ditargetkan sebesar Rp 79 miliar rupiah, dan pada penetapan APBD Bengkalis 2022 kemarin ditingkatkannya Menjadi Rp89 miliar rupiah. 

Menurut dia, untuk mencapai target tahun 2022 mendatang ada beberapa sektor pajak yang berpotensi untuk dinaikkan oleh Bapenda Bengkalis. Untuk melakukan kenaikan pajak ini sebenarnya Bapenda Bengkalis sudah mulai melakukan sosialisasi. 

Diantaranya dilakukan pertemuan dengan forum silahturahmi pelaku pajak di Bengkalis. Forum ini dihadiri langsung dari wajib pajak baik dari badan usaha maupun dari peroarangan. 

"Dalam pertemuan ini kita sampaikan bahwa akan melakukan penilaian kembali nilai pajak mereka. Penilaian kembali dilakukan pada pajak usaha usaha perkebunan, pengelolaan kelapa sawit dan juga pajak lainnya," terang pria yang akrab disapa Am ini. 

Penilaian kembali nilai pajak ini dilakukan untuk menyesuaikan pencapaian target pajak yang akan dikejar Bapenda Bengkalis ditahun depan. Pelaku usaha dalam pertemuan tersebut memberikan dukungan kepada Bapenda dalam melakukan penilaian ulang ini.

Tim penilaian Bapenda Bengkalis Tengah Melakukan penilaian Ulang Objek Pajak Untuk Kejar Target Pajak 2022
Tim penilaian Bapenda Bengkalis Tengah Melakukan penilaian Ulang Objek Pajak Untuk Kejar Target Pajak 2022 (istimewa)

Sampai saat ini upaya penilaian masih terus berjalan sampai akhir tahun ini. Tim penilai Bapenda Bengkalis sudah berada di lapangan beberapa perusahaan yang ada di Bengkalis

Selain itu beberapa upaya lainnya juga dilakukan Bapenda Bengkalis untuk mengejar tercapainya target pajak tahun depan. Satu diantaranya upaya lain yang dilakukan, Bapenda mulai akhir tahun ini meluncurkan sistem pembayaran pajak menggunakan QRIS. 

Peluncuran pembayaran menggunakan QRIS bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam pembayaran pajak. Terutama wajib pajak yang berdomisili di luar Bengkalis atau Riau, mereka bisa cepat membayarkan pajaknya hanya dengan menggunakan sistem pembayaran QRIS ini.

"Hal seperti ini sangat mempengaruhi pencapaian target kita, karena sistem pembayaran yang dipermudah membuat wajib pajak merasa tidak dipersulit untuk penyelesaian pembayaran pajak mereka," tambahnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved