Breaking News:

DPRD Pekanbaru

DPRD Pekanbaru Yakin Pekerjaan IPAL di Sukajadi Tak Selesai 2021 Ini, Pengawas: Pasti Diberi Sanksi

DPRD Pekanbaru yakin pekerjaan IPAL di Sukajadi tak akan selesai akhir 2021 Ini.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM/DODI VLADIMIR
DPRD Pekanbaru yakin pekerjaan IPAL di Sukajadi tak akan selesai akhir 2021 Ini. FOTO: Kemacetan akibat pengerjaan proyek galian IPAL di persimpangan Jalan Ahmad Dahlan dan Teratai, Pekanbaru, Rabu (10/11/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - DPRD Pekanbaru yakin pekerjaan IPAL di Sukajadi tak akan selesai akhir 2021 Ini.

Padahal kontrak pengerjaan galian IPAL di sejumlah titik di Kecamatan Sukajadi Pekanbaru selesai tahun 2021 ini.

Hal ini seiring adendum pekerjaan tahun 2020 lalu, diperpanjang satu tahun, karena kasus pandemi Covid 19.

Namun melihat pekerjaan di lapangan hingga pekan ketiga Desember 2021 ini, pesimis bisa selesai sesuai kontrak. Apalagi pekerjaan di Jalan Rajawali, Jalan Cempaka dan lainnya.

Hal ini diakui Konsultan Pengawas IPAL dalam rapat kerja, dengan Komisi IV DPRD Pekanbaru pekan lalu, di DPRD Pekanbaru. Apalagi waktu kerjanya sesuai kontrak, hanya tinggal kurang dari dua pekan lagi.

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal MM menegaskan, bahwa dengan progres kerja kontraktor pelaksana yang molor ini, patut diberi sanksi.

"Sesuai dengan kontrak kerja memang harus dipenalti. Apalagi sekarang makin banyak persoalan di lapangan," tegas Nofrizal kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (19/12/2021).

DPRD mengaku sangat menyayangkan, progres kerja kontraktor IPAL, yang tidak sesuai standar ini. Di samping adanya persoalan di lapangan saat menggali jalan, harusnya bisa diatasi segera.

"Sekarang kan bukan hanya banyak jalan rusak, tapi akibat galian itu Sebab kan banjir masuk rumah warga," tegas Politisi senior PAN ini.

Hal yang sama juga disampaikan Juru Bicara Fraksi PDI-P DPRD Pekanbaru Ruslan Tarigan. Katanya, kontraktor plat merah ini kan sudah mengantongi berbagai ISO pekerjaan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved