Rabu, 8 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Kasus Covid di Riau Bertambah, Seluruh Rumah Sakit Diminta Siaga

Dinas Kesehatan Provinsi Riau menyatakan per hari Minggu (19/12/2021) di Riau terdapat penambahan 5 kasus terkonfirmasi Covid.

SHUTTERSTOCK/natatravel
Antisipasi masuknya Covid varian Omicron, Gubernur Riau minta seluruh rumah sakit siaga 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Masyarakat Riau kembali diingatkan untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan selama pandemi masih berlangsung.

Dinas Kesehatan Provinsi Riau menyatakan per Minggu (19/12/2021), terdapat penambahan 5 kasus terkonfirmasi Covid.

Hal itu diungkapkan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Masrul Kasmy.

Masrul mengatakan, penambahan kasus tersebut sebagai bukti jika pandemi belum berakhir.

Meski ada penambahan kasus, Masrul menyampaikan ada penambahan 2 pasien Covid yang dinyatakan sembuh.

Pasien Covid yang meninggal dunia di Riau pun nihil.

Sementara itu, untuk mengantisipasi masuknya Covid varian Omicron, Gubernur Riau Syamsuar meminta seluruh rumah sakit untuk siaga.

"Seluruh rumah sakit rujukan Covid di kabupaten dan kota sudah saya minta siaga, baik itu mengenai tempat tidur, obat-obatan maupun oksigen. Bahkan saya juga sudah koordinasi dengan Kadisops Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, bahwa rumah oksigen tetap difungsikan, sehingga jika tejadi lonjakan kasus kita sudah siap," katanya.

Syamsuar juga meminta masyarakat untuk lebih waspada terhadap penularan Covid varian Omicron, karena lebih cepat menular.

"Kami imbau masyarakat Riau lebih waspada lagi, karena saat ini varian Omicron sudah ditemukan di Indonesia," imbuhnya.
Selain itu, Gubri juga meminta masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan, baik itu menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menghindari kerumunan.

Munculnya varian Omicron di Indonesia membuat sejumlah warga khawatir. 

Diberitakan sebelumnya, warga takut varian tersebut bakal membuat kasus Covid di Riau kembali melonjak.

Pemerintah pun diminta lebih serius mencegah masuknya varian baru tersebut.
"Pemerintah harus serius mencegah masuknya Covid varian baru itu. Jangan sampai keboblan lagi seperti awal terjadinya wabah," ujar Desi.
Warga Jalan Belimbing Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru ini khawatir melonjaknya kasus Covid membuat perekonomian masyarakat kembali hancur.
Pedagang kuliner itu mengatakan sudah cukup baginya merasakan susahnya mencari nafkah di tahun 2020 lalu. 
"Jangan sampai ekonomi masyarakat kecil seperti kami ini kembali hancur. Cukup lah sudah di tahun 2020 kemarin," ujar Desi.
Kekhawatiran kembali melonjaknya kasus Covid di Pekanbaru juga dirasakan oleh Yudi. Pedagang martabak di Jalan Paus, Kecamatan Marpoyan Damai itu berharap agar pemerintah memperketat pintu masuk untuk mencegah masuknya varian baru tersebut. 
Menurut Yudi, banyak pedagang kecil yang akan sengsara jika Indonesia kembali kebobolan.
"Jangan masyarakat kecil terus yang disalahkan atas kelalaian pemerintah. Harus belajar dari kasus pertama. Sudah cukup masyarakat kecil yang jadi korban," kata Yudi.
(*)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved