Breaking News:

Berita Rohul

Kasus Penganiayaan di Rohul, Residivis Tikam Kepala Korban dengan Pisau

Seorang residivis melakukan tindakan penganiayaan di Rohul dengan menikam kepala korbannya.

Penulis: Syahrul | Editor: Ariestia
Istimewa
Seorang residivis melakukan tindakan penganiayaan di Rohul dengan menikam kepala korbannya. FOTO: Barang bukti pakaian yang disita polisi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Seorang residivis melakukan tindakan penganiayaan di Rohul dengan menikam kepala korbannya.

RM (30), residivis asal Desa Teluk Aur Kecamatan Rambah Samo terpaksa berurusan dengan polisi untuk kedua kali.

Pasalnya, lelaki yang sudah pernah mengenyam dinginnya terali besi itu diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang korbannya dengan cara menusuknya berkali-kali.

Disampaikan oleh Paur Humas Polres Rohul Aipda Mardiono pada Minggu (19/12/2021), RM diketahui telah menganiaya korbannya pada 10 Desember lalu.

"Kronologinya bermula ketika pelaku melihat korbannya berinisial korban tengah membeli rokok di sebuah warung di Desa Teluk Aur," kata Paur Humas.

Usai membeli rokok, pelaku memanggil korban dan tiba-tiba memukul kepala korban dengan tangan kanan sebanyak satu kali.

Tak puas dengan tindakannya, pelaku kemudian mengeluarkan sebilah pisau dan menusuk bagian atas kepala korbannya sebanyak tiga kali.

Pelaku juga sempat menusuk tangan kiri korban sebanyak satu kali sebelum meninggalkan si korban dalam keadaan terluka.

Akibat kejadian itu, korban harus mendapatkan penanganan medis secara khusus akibat luka penganiayaan yang dia terima.

Tak lama berselang, tindakan RM kemudian dilaporkan oleh pihak korban ke Polsek Rambah Samo untuk ditindaklanjuti sesuai aturan hukum yang berlaku.

Beruntung, si korban sempat diselamatkan dan saat ini tengah dalam proses penanganan medis akibat tindakan si pelaku tersebut.

"Berdasarkan hasil visum, petunjuk serta pengakuan RM, maka pelaku terbukti telah melakukan penganiayaan terhadap korbannya berinisial DD di Desa Teluk Aur," ungkap Paur.

"Adapun barang bukti berhasil diamankan bersama pelaku diantaranya satu baju kaos lengan pendek warna hitam," tandasnya.

Sebagai informasi, pelaku sebelumnya pernah melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap neneknya sendiri pada 2003 lalu dan baru saja keluar dari masa tahanan beberapa waktu sebelumnya kejadian penganiayaan itu dia lakukan. (Tribun Pekanbaru/Syahrul Ramadhan)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved