Breaking News:

Janda Dapat Bantuan YBM PLN UIP Sumbagteng, Tetap Pakai Masker Saat Jualan

Seorang janda beranak dua yang berjualan lauk pauk mendapat bantuan dari YBM PLN UIP Sumbagteng, dan ia tetap pakai masker saat jualan

Penulis: Nolpitos Hendri | Editor: Nolpitos Hendri
Istimewa
Foto: Ernelis saat berjualan dan seorang pelanggan 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Seorang janda beranak dua yang berjualan lauk pauk mendapat bantuan dari YBM PLN UIP Sumbagteng, dan ia tetap pakai masker saat jualan.

Janda beranak dua itu adalah Ernelis, ia berjualan lauk pauk di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru, dan selama ia berjualan ia selalu mematuhi protokol kesehatan.

Selama berjualan, ia tidak melepas maskernya dan selalui menjaga jarak dengan pelanggan.

Selain itu, ia selalu mencuci tangan setelah menerima uang dari pelanggan agar terhindari dari terpapar Covid-19.

Saat pelanggan ramai, ia juga meminta pelanggan untuk menjaga jarak saat antri.

Kemudian, ia juga meminta pelanggan yang tidak pakai masker jika ada yang tidak pakai masker.

Semenjak berpisah dengan sang suami beberapa tahun lalu, kini Ernelis tinggal di rumah kontrakan di Jalan Soebrantas Panam Kota Pekanbaru.

Ernelis tingggal bersama kedua orang putrinya.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Ernelis harus turun tangan sendiri dengan berjualan.

Posisinya sekarang, selain menjadi seorang ibu, ia juga menjadi seorang ayah dan kepala keluarga untuk kedua buah hatinya.

Kadang beliau harus bekerja berjualan sambal dan lauk pauk di tepi jalan demi memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Walau penjualannya kadang menurun karena adanya PPKM, namun Ernelis tak patah arang.

Baginya, PPKM bukanlah penghalang baginya mengais rezeki, karena ia masih bisa berjualan secara online.

Ia masih bisa menerima orderan melalui telepon dari pelanggan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved