Azaly Johan Wafat
Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Melayat ke Rumah Duka Azaly Djohan di Jalan Sutomo
Selain Gubri dan Wagubri yang melayat rumah duka almarhum Azaly Djohan di Jalan Sutomo Pekanbaru, Selasa (21/12) juga hadir sejumlah pejabat Pemprov.
Penulis: Syaiful Misgio | Editor: CandraDani
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Para pelayat terus berdatangan ke rumah duka Alm Azaly Djohan di Jalan Sutomo Pekanbaru, Selasa (21/12/2021).
Mereka yang datang untuk melayat ke rumah Alm Azaly ini berasal berbagai kalangan. Mulai dari masyarakat sekitar hingga pejabat dan kepala daerah.
Pantuan Tribun, tampak hadir melayat ke rumah duka diantaranya adalah Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar dan Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution.
Selain itu sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Riau juga tampak hadir di rumah duka.
Diantaranya Plt Kepala Dinas Kesehatan Riau yang juga asisten I Setdaprov Riau, Masrul Kasmy, Kepala Biro Ekonomi Hariyadi serta sejumlah pegawai di lingkungan Pemprov Riau.
Hingga berita ini proses penyelenggaraan jenazah masih berlangsung. Jenazah rencananya akan disholatkan di Masjid Paripurna Abidin dan akan dimakamkan di Senapelan.
Seperti diketahui Azaly Djohan meninggal dunia pada Selasa (21/12/2021) pagi tadi sekitar pukul 07.30 WIB.
Almarhum merupakan mantan Bupati Bengkalis dan juga mantan Ketua Dewan Pengurus Harian Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR).
Almarhum juga pernah menduduk beberapa jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau pada masanya. Beliau juga pernah menjabat pelaksana tugas (Plt) Bupati Kampar.
Selain tokoh masyarakat dan tokoh Melayu, sosok Azaly Djohan juga dikenal sebagai Ketua Kwartir Daerah 04 Gerakan Pramuka Riau.
Azaly sendiri lahir pada 16 Mei 1939 di Kampung Tengah, Kabupaten Siak Sri Indrapura. Ayahnya bernama Muhammmad Djohan, dan ibunya bernama Saidatul Akmar.
Masa kecil Azaly banyak dihabiskan di Pekanbaru, meski sempat beberapa tahun di Selat Panjang.
Di Pekanbaru, Azaly kecil bersekolah di Sekolah Rakyat Pekanbaru, sekitaran Pasar Bawah saat ini.
Saat itu, Azaly bolak-balik ke sekolah dengan berjalan kaki sejauh satu kilometer, melewati hutan dan kebun karet yang masih banyak di Pekanbaru saat itu. (Tribunpekanbaru/Syaiful Misgiono)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/rumah-duka-azaly-johan.jpg)