Breaking News:

Video Berita

Video: Butuh 33 Ribu Dosis Vaksin Untuk Capai 70 Persen Realisasi Vaksinasi di Pelalawan

Satgas Covid-19 Kabupaten Pelalawan perlu stok vaksin yang banyak dan mencukupi sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Penulis: johanes | Editor: aidil wardi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Satgas Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Pelalawan Riau membutuhkan 33 ribu dosis vaksin untuk mencapai angka 70 persen realisasi vaksinasi kepada masyarakat.

Hal itu berdasarkan perhitungan Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan bersama instansi yang tergabung dalam Satgas.

Pasalnya, Satgas menargetkan capaian 70 persen terwujud pada 24 Desember mendatang.

Sehingga perlu stok vaksin yang banyak dan mencukupi sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

"Saat ini angka capaian kita 62,8 persen dari laporan semua kecamatan. Berarti kita harus mendapatkan 8 sampai 10 persen dalam pekan ini," kata Kepala Diskes Pelalawan, Asril M.Kes, kepada tribunpekanbaru.com, Senin (20/12/2021).

Asril menyebutkan, setiap hari harus dilakukan penyuntikan vaksin 6 ribu sampai 7 ribu dosis untuk mencapai target tersebut.

Jika dihitung secara global, dibutuhkan 33 ribu dosis vaksin untuk diberikan kepada warga yang belum vaksin sama sekali.

Saat ini ada stok 20 ribu lebih vaksin di Diskes maupun 14 Puskesmas.

Kemudian dalam beberapa hari ini akan datang kiriman vaksin dari provinsi maupun pemerintah pusat.

Alhasil kebutuhan vaksin dinilai cukup dalam mencapai target 70 persen.

"Kalau lebih 70 persen akan lebih baik lagi. Sekarang kita mengejar target ini bersama-sama.

Kita apresiasi juga upaya pihak kepolisian dan TNI," tandasnya.

Semua Puskesmas dan jajaran kecamatan tengah menggenjot vaksinasi kepada warga hingga door to door.

Bahkan sistem jemput bola ini juga menyambangi tempat kerumunan maupun pusat kuliner di Pelalawan dalam rangka penyuntikan vaksin. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved