Breaking News:

Berita Rohul

Banjir di Rohul Rendam Rumah 287 KK, Hujan Lebat Sungai Batang Lubuh Meluap

Banjir di Rohul Riau rendam 287 KK, khusunya di Kecamatan Rambah. Seminggu belakangan, hujan mengguyur Rokan Hulu dan Sungai Batang Lubuh meluap

Penulis: Syahrul | Editor: Nurul Qomariah
ISTIMEWA
Warga dievakuasi ke daerah yang lebih aman. Banjir di Rohul rendam 287 KK akibat hujan lebat dan meluapnya Sungai Batang Lubuh. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, ROHUL - Banjir di Rohul Riau rendam 287 KK, khusunya di Kecamatan Rambah. Sebelumnya, hujan mengguyur Rokan Hulu sejak seminggu belakangan.

Puncaknya, pada Jumat (24/12/2021), hujan disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah hingga menyebabkan banjir.

Banjir yang merendam sekitar 287 rumah warga di Kecamatan Rambah itu diduga akibat luapan air Sungai Batang Lubuh.

Tak heran, pemandangan sejumlah warga mengungsi serta tim penyelamat berseliwer di sekitar Kota Pasir Pangaraian.

"Hujan deras sejak tadi malam menyebabkan Sungai Batang Lubuh meluap, sehingga menyebabkan banjir di permukiman warga di Desa Rambah Tengah Hulu, kata Babinsa Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Serda Dedy Nofery Samosir, Sabtu (25/12/2021).

Ia mengatakan, ada ratusan rumah warga yang tergenang banjir. Ketinggian air di permukiman warga mencapai satu hingga dua meter.

Saat ini, sejumlah warga telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman untuk mendapatkan pertolongan seperti makanan dan obat-obatan.

Sementara itu, Camat Rambah Arie Gunadi mengatakan, air mulai naik ke permukiman warga di sekitar kawasan pemerintahannya itu.

"Air naik sejak tadi malam sampai pagi ini. Jumlah warga yang terdampak banjir saat ini tercatat sebanyak 287 KK, kata Arie saat diwawancarai wartawan di lokasi banjir," sebutnya.

Arie Gunadi menambahkan, warga yang terdampak banjir paling parah telah dilakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman.

Pihaknya mengimbau, agar warga yang masih bertahan di rumahnya agar waspada dan menjaga keselamatan diri dari bahaya banjir.

"Sejak tadi malam kami bersama petugas TNI, Polri dan BPBD telah melakukan penyisiran ke lokasi banjir. Kita mengevakuasi sejumlah warga, ada juga yang sakit dievakuasi ke rumah keluarganya," ujar Arie.

Sementara itu, Kapolsek Rambah Iptu Hasmin menyampaikan, bagi masyarakat yang hendak menuju Pasir Pengaraian bisa melewati jalur alternatif.

"Sementara ini, akses jalan lintas dari Ujung Batu ke Pasir Pengaraian saat ini terputus akibat banjir. Kami mengimbau bagi masyarakat yang hendak melintas, agar melewati jalan lingkar kilometer 4 Desa Suka Maju," katanya.

( Tribunpekanbaru.com / Syahrul Ramadhan )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved