Breaking News:

Video Berita

VIDEO Jalan Penghubung Antar Kecamatan di Padang Pariaman Ambles, Belum Diperbaiki Sejak Tahun 2018

Jalan yang amblas ini adalah jalan lintas penghubung Kecamatan V Koto Kampuang Dalam dengan Kecamatan V Koto Timur. Sejak akhir tahun 2018.

Editor: jefri irwan

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sejak akhir tahun 2018, jalan penghubung antara Kecamatan V Koto Kampuang Dalam dengan Kecamatan V Koto Timur di Padang Pariaman amblas dan belum diperbaiki hingga saat ini.

Lokasi jalan yang amblas ini ialah di Korong Durian Gaduang, Nagari Sikucua Timur, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman.

Diketahui dari Wali Nagari Sikucua Timur melalui perangkat nagari, Andre mengatakan bahwa jalan yang amblas ini adalah jalan lintas penghubung Kecamatan V Koto Kampuang Dalam dengan Kecamatan V Koto Timur.

Selain itu, jalan yang sudah amblas sejak tiga tahun terakhir ini juga menghubungkan dua nagari di dua kecamatan tersebut, yakni Nagari Sikucua Timur dengan Nagari Gunuang Padang Alai.

Pantauan TribunPadang.com, jalan ini amblas sekira 15 meter, dan tampak sangat curam dengan kedalaman sekira 30-40 meter.

Masyarakat yang berkendaraan tampak melewati jalan coran yang ada di samping jalan yang amblas itu secara bergantian.

Jalan di Korong Durian Gaduang, Nagari Sikucua Timur, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman amblas sejak tahun 2018 lalu
Jalan di Korong Durian Gaduang, Nagari Sikucua Timur, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman amblas sejak tahun 2018 lalu (TribunPadang.com/Wahyu Bahar)

Lebih lanjut, Andre mengatakan jalan utama warganya ini amblas dan memakan separuh jalan tersebut pada akhir tahun 2018.

Kemudian kata dia, jalan tersebut semakin amblas pada tahun 2019, namun masih dapat dilalui kendaraan roda dua.

Jalan yang juga alternatif Kabupaten Padang Pariaman - Kabupaten Agam ini diketahui lumpuh total pada tahun 2020, tanpa dapat dilalui kendaraan apapun.

Andre menjelaskan, alternatif lain bagi masyarakat ialah jalan lain, namun jarak tempuhnya terlalu jauh.

"Oleh karena terputusnya akses, masyarakat setempat bersama pemerintahan nagari berinisiatif membuat jalan alternatif untuk kendaraan roda dua, yang berada persis di dekat jalan yang amblas tersebut," ujar Andre kepada wartawan. Jumat (24/12/2021).

Jalan tersebut ialah jalan coran yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat.

Pihak Kenagarian kata dia, telah menyuarakan tentang hal tersebut kepada pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, namun perbaikan belum dilakukan lantaran refocusing anggaran pemerintah daerah yang terdampak oleh Pandemi Covid-19.

"Alhamdulillah di tahun 2020 kemarin sempat dianggarkan oleh pemerintah daerah, namun karena Pandemi Covid-19 harus ditunda, begitupun di tahun 2021 mungkin terkendala karena Pandemi," ujar Andre.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved