Breaking News:

Berita Bengkalis

Kasus Penggunaan Rp 40 Miliar KPU Bengkalis di 2020 Masih Jadi Tanda Tanya, Begini Kata Kapolres

Penggunaan anggaran KPU Bengkalis tahun 2020 sebesar Rp 40 miliar masih jadi tanda tanya, begini penjelasan Kapolres

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/MUHAMMAD NATSIR
Kapolres Bengkalis saat ekpos penanganan kasus selama 2021 lalu. Terkait kasus penggunaan anggaran KPU Bengkalis tahun 2020 sebesar Rp 40 miliar, Polres Bengkalis masih tunggu ahsil audit. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Penggunaan anggaran KPU Bengkalis tahun 2020 sebesar Rp 40 miliar masih jadi tanda tanya. Bagaimana perkembangan kasusnya?

Padahal beberapa waktu lalu, Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis sempat melakukan pemeriksaan terhadap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkalis Fadhillah Al Mausuly dan pegawai KPU Bengkalis pada awal tahun 2021 lalu.

Sampai akhir tahun kemarin Polres Bengkalis belum menaikan status pemeriksaan dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Ini dikarena masih adanya proses yang berjalan di unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Bengkalis.

"Untuk kasus KPU Bengkalis kita masih tunggu hasil kerugian dari audit dari BPKP ataupun BPK serta dari Inspektorat KPU Pusat," terang Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan.

Pihaknya menargetkan untuk tahun 2022 ini kasus tersebut bisa ditingkatkan menjadi penyidikan. Karena tinggal menunggu hasil kerugian negara.

Selain kasus KPU Bengkalis, Polres Bengkalis juga akan meyelesaikan penyelidikan terkait dugaan kerugian negara terhadap penggunaan anggaran Panwaslu Bengkalis tahun 2015 lalu.

"Untuk kasus Panwaslu tersebut kita sudah terima hasil audit kerugian negaranya dari BPKP. Nanti kita akan tingkatkan penyidikan di tahun 2022 mendatang.

Sementara itu selama tahun 2021 lalu ada sebanyak dua kasus tindak pidana korupsi yang berhasil diselesaikan. Diantaranya terkait masalah dana desa dan penjualan lahan negara.

"Saat ini prosesnya keduanya sudah penyidikan. Satu sudah dilimpahkan kepada Kejaksaan, dan satu lagi akan P21 dan segera kita limpahkan nanti," ujarnya.

( Tribunpekanbaru.com / Muhammad Natsir )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved