Breaking News:

Sebuah Keluarga di India Diserang Karena Dituding Mualafkan Seorang Hindu

Kelompok ekstremis Hindu tak menuding keluarga tersebut memualafkan seorang Hindu menjadi kristen. Mereka pun diserang saat menggelar doa bersama

Penulis: Muhammad Ridho | Editor: Guruh Budi Wibowo
Getty Images via BBC
Pendeta di India dipenjara karena mualafkan seorang Hindu 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Anggota kelompok Hindutva organisasi sayap kanan pemerintah India diduga menyerang sebuah keluarga di distrik Belagavi Karnataka karena diduga telah membuat seorang Hindu menjadi mualaf.

Kelompok ekstremis Hindu itu tak terima warganya yang awalnya seorang penganut Hindu memeluk Kristen.

Insiden itu terjadi pada 29 Desember di daerah Mudalagi, distrik Belagavi.

Peristiwa tersebut terjadi saat seorang Pendeta Akshaykumar Karaganvi sedang mengadakan doa di kediamannya.

Tiba-tiba rumah dari keluarga itu didatangi anggota kelompok sayap kanan.

Mereka menuntut sesi doa dihentikan. Mereka menuduh keluarga itu secara ilegal mengubah keyakinan tetangga.

Dilansir dari India Today, Kavita istri pendeta Akshaykumar mengaku massa melemparkan kari panas yang pedas ke seorang wanita.

Aibatnya, wajah wanita itu melepuh dan dilarikan ke rumah sakit di Belagavi.

Wanita lain yang mencoba meredam situasi juga diserang.

Menyusul insiden tersebut, Polisi Ghataprabha mendaftarkan FIR terhadap tujuh tersangka, yang diidentifikasi sebagai Shivanand Shivalingappa, Ramesh Dandapur, Parasappa Babu, Fakirappa Bagewadi, Krishna Kantikar, Chatan Rajendra dan Mahantesh Basalingappa. Para pria tersebut semuanya merupakan warga Mudalagi.

Terdakwa telah didakwa di bawah berbagai bagian IPC, seperti bagian 143 (kerusuhan), 448 (masuk tanpa izin), 323 (secara sukarela menyebabkan luka), 392 (perampokan), 506 (intimidasi kriminal), dan Kasta Terdaftar dan Suku Terdaftar (Pencegahan Kekejaman) UU.

Kelompok ekstremis Hindu di India semakin hari semakin membabi buta dalam menekan agama minoritas.

Usai menuduh warga muslim menggunakan trik 'jihad cinta' untuk me mualafkan umat Hindu di India, kini kelompok radikal yang berafiliasi dengan partai penguasa tersebut menuding badan amal milik umat Kristen sebagai kedok untuk mengkonversi umat Hindu menjadi Kristen.

Mereka menuding badan amal itu membantu warga miskin dengan syarat mau pindah agama ke Kristen.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved