Breaking News:

Berita Riau

Dua Tersangka Dugaan Korupsi di RSUD Bangkinang Kampar Diserahkan ke JPU Beserta Barang Bukti

Jaksa Pidsus Kejati Riau menyerahkan dua tersangka berikut barang bukti perkara dugaan korupsi di RSUD Bangkinang.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
Istimewa
Proses penyerahan tersangka berikut barang bukti perkara dugaan korupsi di RSUD Bangkinang dari jaksa penyidik ke JPU, Rabu (5/1/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jaksa penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau, menyerahkan dua tersangka berikut barang bukti perkara dugaan korupsi di RSUD Bangkinang, Kampar ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Proses penyerahan tersangka dan barang bukti atau disebut juga tahap II ini, berlangsung di Rutan Kelas I Pekanbaru, tempat kedua tersangka ditahan, Rabu (5/1/2022).

Adapun dua tersangka yang dimaksud, adalah Mayusri selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Rif Helvi, Team Leader Management Konstruksi (MK) atau Pengawas pada kegiatan pembangunan ruang instalasi rawat inap di RSUD Bangkinang.

Tahap II dilakukan, setelah sebelumnya jaksa penyidik, merampungkan proses penyidikan dan berkas perkara kedua tersangka dinyatakan lengkap atau P-21.

Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejati Riau, Marvelous, mengatakan, dengan telah dilakukannya proses tahap II, maka saat ini kewenangan penanganan perkara telah beralih ke JPU, termasuk penahanan kedua tersangka.

Dalam hal ini, JPU memperpanjang masa penahanan keduanya untuk 20 hari ke depan, masih di Rutan Kelas I Pekanbaru.

Setelah ini, JPU yang merupakan gabungan jaksa dari Kejati Riau dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar, akan menyiapkan surat dakwaan, sebelum berkas perkara dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.

"Sesegera mungkin berkas perkara dilimpahkan ke pengadilan," tandas Marvel.

Penyidikan perkara ini dilakukan berdasarkan surat perintah penyidikan (sprindik) nomor: PRINT-03/L.4/Fd.1/01/2021. Surat itu ditandatangani pada 22 Januari 2021 oleh Kepala Kejati (Kajati) Riau kala itu, Mia Amiati.

Dalam proses penyidikan ini, ada sejumlah saksi yang telah beberapa kali dipanggil, namun memilih tak hadir. Salah satu saksi itu adalah Surya Darmawan, Ketua KONI Kabupaten Kampar.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved