Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Mulai Besok SD di Pekanbaru Belajar Tatap Muka 100 Persen? Ini Reaksi DPRD

Disdik Pekanbaru sudah memberlakukan sekolah tatap muka seratus persen, bagi SMP di Kota Pekanbaru. DPRD Pekanbaru memberikan tanggapan.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM/DODI VLADIMIR
Disdik Pekanbaru sudah memberlakukan sekolah tatap muka seratus persen, bagi SMP di Kota Pekanbaru. DPRD Pekanbaru memberikan tanggapan. FOTO: SMP Negeri 13 Pekanbaru sudah menerapkan Pembelajaran Secara Tatap Muka (PTM) secara full day, Selasa (4/1/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Disdik Pekanbaru sudah memberlakukan sekolah tatap muka seratus persen, bagi SMP di Kota Pekanbaru. DPRD Pekanbaru memberikan tanggapan.

Namun untuk tingkat SD, belajar tatap muka seratus persen masih dalam kajian.

Meski demikian, dari hasil wawancara Tribunpekanbaru.com dengan wali murid SDN di Kota Pekanbaru, sekolah tatap muka seratus persen, bakal diterapkan mulai, Kamis (6/1/2022) besok.

Bahkan jadwalnya sudah dikeluarkan oleh sekolahnya. 

Kebijakan ini mendapat respon positif dari kalangan DPRD Pekanbaru.

Komisi III DPRD Pekanbaru yang membidangi pendidikan menyebutkan, pihaknya sangat mendukung jika belajar tatap muka seratus persen diterapkan juga untuk tingkat SD.

"Pasti, pasti kita dukung. Apalagi pendidikan anak-anak kita sudah jauh tertinggal, selama pandemi Covid-19 ini," tegas Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru H Ervan, saat berbincang dengan Tribunpekanbaru.com, Rabu (5/1/2022).

Untuk penerapan sekolah tatap muka seratus persen SD ini, Politisi Partai Gerindra ini meminta agar pelaksanaan prokes, benar-benar diterapkan di sekolah.

Selain itu juga, siswa-siswi yang datang ke sekolah, harus dipastikan dalam kondisi sehat. Hal ini juga perlu dukungan penuh dari para wali murid. Sehingga tidak ada lagi penyebaran Covid-19.

Apalagi jangan sampai ada cluster sekolah, seperti yang terjadi di sebuah sekolah swasta di Jalan Bhakti Marpoyan Damai kemarin.

"Kita tekan di sini, semua yang menyangkut aturan-aturan pembelajaran tatap muka penuh, harus diperhatikan. Itu juga tetap mengacu pada prokes," harapnya.

Ke depan, Komisi III DPRD Pekanbaru akan terus memantau perkembangan sekolah tatap muka di Kota Pekanbaru. Legislator berharap, tidak ada lagi kasus baru, apalagi semua kecamatan di Kota Pekanbaru sudah zona hijau.

"Kalau belajar normal, kita senang. Karena selama belajar daring, anak-anak sudah bosan. Jangan sampai ini berlarut-larut, kasihan pendidikan anak-anak kita," sebutnya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved