Breaking News:

Berita Pekanbaru

Angkutan Sampah Ilegal Masih Marak, Untuk Penertiban Pemko Pekanbaru Terkendala Hal Ini

Kepala DLHK Kota Pekanbaru mengakui kesulitan memberantas angkuta sampah ilegal, sementara Tim Gakkum yang dibentuk baru dalam proses administrasi.

Penulis: Fernando | Editor: CandraDani
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Satu truk operator angkutan sampah mengangkut sampah menumpuk di persimpangan Jalan Putri Tujuh, Kota Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Angkutan sampah mandiri di Kota Pekanbaru hanya mendapat gertakan hingga saat ini. Mereka masih saja leluasa beroperasi mengangkut sampah dari pemukiman masyarakat.

Padahal sudah ada operator angkutan sampah yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Ada dua operator tersebut yang mengangkut sampah sesuai wilayahnya.

Oknum pengelola angkutan sampah ilegal juga mengutip sejumlah uang dari masyarakat tanpa legalitas yang jelas.

Parahnya uang tersebut tidak masuk ke kas daerah karena pungutan itu bukanlah retribusi sampah.

Keberadaan oknum angkutan sampah ilegal diduga menyumbang munculnya Tempat Pembuangan Sementara (TPS) liar.

Akibatnya TPS liar menimbulkan tumpukan sampah yang tidak terkendali di penjuru kota.

Pembentukan tim satgas penegakan hukum atau gakkum saat ini sedang dalam proses.

Mereka baru melakukan upaya penertiban terhadap angkutan sampah ilegal itu pada awal tahun 2022 ini.

"Saat ini SK tim gakkum untuk menertibkan angkutan sampah mandiri di lingkungan masyarakat masih dalam proses," terang Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Hendra Afriadi, Jumat (7/1/2022).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved