Breaking News:

Video Berita

VIDEO Tersangka S Sengaja Nyalakan Kompor, Bocah 5 Tahun tak Bisa Selamatkan Diri

S juga mengakui bahwa sebelum pergi, ia sempat menyalakan kompor dengan maksud memasak air. Karena terlalu lama, air di dalam panci habis dan terbakar

Editor: jefri irwan

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kepolisian Resor Sumedang akhirnya menetapkan S (53) sebagai tersangka kasus tindak kekerasan terhadap R, bocah laki-laki berusia lima tahun, yang tak lain adalah keponakannya sendiri.

R ditemukan dalam kondisi lemah di rumah milik S di Kompleks Perumahan Anggrek Regency, di Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Rabu (5/1).

Saat ditemukan, tangan dan kaki R terikat rantai besar, yang digembok dan disambungkan dengan velg mobil dan besi tempat tidur.

"Kami mempersangkakan tersangka dengan pasal 80 ayat 1 dan ayat 2 Undang-undang 35 tahun 2014 atas perubahan Undang-undang 23 tahun 2002.

Juga dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara," ujar Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robyanto, di Aula Tribrata Mapolres Sumedang, Kamis (6/1).

Eko mengatakan, kepada pemyidik, S mengakui memang sengaja meninggalkan korban di dalam rumah dalam keadaan tangan dan kaki dirantai ke velg mobil dan teralis besi.

Kondisi itu membuat gerak tubuh korban menjadi sangat terbatas, bahkan untuk menggaruk bagian tubuhnya yang gatal pun tak bisa.

Baca juga: VIDEO Bocah 5 Tahun Dirantai hingga Dibebani Velg Mobil, Terungkap Saat Rumah Kebakaran

S juga mengakui bahwa sebelum pergi meninggalkan korban, ia sempat menyalakan kompor dengan maksud memasak sepanci air.

Tetapi, S rupanya terlalu lama pergi sehingga ketika air di dalam panci habis menguap, api kemudian membakar panci dan menimbulkan asap.

"Asap itulah yang kemudian diketahui para tetangga sehingga mereka mendobrak masuk ke rumah itu untuk memadamkan api.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved