Breaking News:

Kejadian Naas, Warga di NTT Dilaporkan Tewas Tersambar Petir saat Menggunakan Hape yang Dicas

Saat itu hujan deras. Korban memainkan handphone dalam kondisi masih di cas. Korban dilaporkan tersambar petir hingga tumbang dan akhirnya tewas

Editor: Budi Rahmat
Pixabay
Ilustrasi Petir 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Kejadiaan naas menimpa salah seorang warga di Desa Oebelo, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Warga yang bernama Delfina (24) dilaporkan meninggal dunia usai disambar petir.

Naasnya, ia diduga sedang menggunakan handphone yang dicas kala hujan.

Baca juga: Satpam Disambar Petir & Selamat: Tubuh Kaku, Ketekuk Kayak Ayam Mau Dipanggang

Peristiwa tersebut terjadi di kediamannya, Desa Oebelo, Kabupaten TTS, Jumat 7 Januari 2022.

Demikian dijelaskan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT, Ambrosius Kodo ketika dikonfirmasi di Kupang, Sabtu 8 Januari 2022.

Ambrosius mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten TTS terkait peristiwa itu.

"Warga tersebut tersambar petir saat sedang menggunakan ponsel yang sedang di-charge (cas) di dalam rumah," kata Ambrosius.

Saat sambaran petir terjadi, korban tidak langsung tewas namun sempat keluar rumah kemudian jatuh dan meninggal dunia.

"Peristiwa sambaran petir tidak hanya menyambar rumah warga yang tewas namun juga beberapa rumah warga lain di sekitar," katanya.

Selain Delfina, lanjut Ambrosius, tiga warga lainnya juga tersambar petir dan telah dilarikan ke puskesmas untuk mendapat perawatan medis.

Baca juga: Berteduh di Gubuk Saat Hujan Lebat, 2 Pelajar Disambar Petir, Satu Orang Tewas

Baca juga: Anak Ngaku Digauli Paman Berkali-kali, Ibu di Rohul Syok Bak Disambar Petir

Menurut Ambrosius, sambaran petir itu juga mengakibatkan kerusakan peralatan elektronik di rumah warga maupun jaringan listrik di daerah itu.

Ia mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan di tengah ancaman cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai sambaran petir/kilat guna meminimalisir dampak kerugian yang ditimbulkan.

Warga diminta agar tidak mengoperasikan peralatan elektronik yang rawan terkena sambaran petir.

"Selain itu tidak beraktivitas di luar rumah ataupun mengendarai kendaraan terutama sepeda motor jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak," imbuh Ambrosius.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved