Breaking News:

Berita Riau

Vonis Hakim Terhadap Mantan Bupati Kuansing Mursini Jauh dari Tuntutan, Jaksa Nyatakan Banding

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan banding atas vonis hakim terhadap mantan Bupati Kuansing Mursini terkait perkara kasus korupsi.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
Istimewa
Kajari Kuansing, Hadiman 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan banding atas vonis hakim terhadap mantan Bupati Kuansing Mursini terkait perkara kasus korupsi.

JPU menilai, vonis 4 tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim Tipikor Pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, terbilang jauh dari tuntutan yang dilayangkan jaksa sebelumnya.

"Kita nyatakan banding, karena vonis hakim jauh dari tuntutan kita 8,5 tahun. Kita akan segera susun memori banding, untuk kita kirimkan ke Pengadilan Tinggi Pekanbaru lewat Pengadilan Tipikor Pada PN Pekanbaru," kata Kepala Kejari (Kajari) Kuansing, Hadiman, saat dikonfirmasi tribunpekanbaru.com, Sabtu (8/1/2022).

Lanjut dia, memori banding akan segera disusun, untuk selanjutnya dikirim ke pengadilan.

Karena waktu pikir-pikir hanya 7 hari pasca pembacaan putusan, maka pihaknya menyatakan banding pekan depan, dan memori banding ditargetkan bisa rampung dalam waktu dekat.

Sebagaimana diberitakan, mantan Bupati Kuansing, Mursini, divonis 4 tahun kurungan penjara oleh majelis hakim Tipikor Pada Pengadilan Negeri Pekanbaru.

Dia dinilai terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi anggaran 6 kegiatan di Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Kabupaten Kuansing tahun anggaran 2017.

Pembacaan vonis dipimpin hakim ketua Dahlan, dilakukan dalam sidang lanjutan pada Jumat (7/1/2022) sore.

Di ruang sidang, selain majelis hakim, hadir Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Kuansing, beserta penasehat hukum terdakwa, Suroto.

Sementara terdakwa Mursini, mengikuti jalannya persidangan dari Rutan Kelas I Pekanbaru, tempat dia ditahan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved