Breaking News:

DPRD Pekanbaru

DPRD Pekanbaru Belum Terima DPA Pelaksanaan APBD 2022, Pimpinan Dewan Minta Pemko Gercep

Hingga pekan pertama Januari 2022, DPRD Pekanbaru belum menerima belanja DPA APBD Pekanbaru 2022, dari Pemko Pekanbaru.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Net
Hingga pekan pertama Januari 2022, DPRD Pekanbaru belum menerima belanja DPA APBD Pekanbaru 2022, dari Pemko Pekanbaru. FOTO: Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Hingga pekan pertama Januari 2022, DPRD Pekanbaru belum menerima belanja Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) APBD Pekanbaru 2022, dari Pemko Pekanbaru.

Padahal, jauh hari sebelumnya, dewan meminta agar Pemko Pekanbaru menyelesaikan administrasi tentang belanja APBD ini. Dengan demikian, harapan DPRD Pekanbaru agar APBD 2022 bisa dibelanjakan di awal tahun, belum terealisasi.

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal MM Minggu (9/1/2022) menjelaskan, penyelesaian belanja DPA tersebut memang tidak bisa terburu-buru diselesaikan. Karena ada mekanisme dan regulasi yang dilalui.

Namun, pihaknya sejak APBD Pekanbaru 2022 disahkan akhir November 2021 lalu, sudah mengingatkan, agar Pemko bisa secepatnya menyelesaikan semua administrasi.

"Sampai hari ini kita belum terima DPA-nya. Itu kan dikeluarkan BPKAD, yang nantinya didistribusikan ke OPD, termasuk ke DPRD Pekanbaru," katanya kepada Tribunpekanbaru.com.

Diakuinya, evaluasi APBD Pekanbaru 2022 memang sudah selesai dilakukan Gubernur Riau sejak akhir tahun 2021 lalu. Seharusnya, dengan waktu dan kemudahan aturan yang ada, Pemko bisa menyelesaikan administrasi.

Sehingga APBD 2022 bisa cepat dibelanjakan, dengan mengacu kepada anggaran yang ada. Baik itu dari PAD, dana bagi hasil, DAK (dana alokasi khusus), DAU (dana alokasi umum) dan dana transfer.

"Memang DPA itu bisa selesai dikerjakan, melihat anggaran. Tapi khusus belanja rutin, tetap dibayarkan meski DPA belum turun. Seperti listrik, air dan gaji pegawai," terangnya.

Meski begitu, Politisi Senior PAN ini meminta Pemko gerak cepat (gercep), untuk menyelesaikan administrasi APBD 2022. Sehingga jika Januari belum bisa dibelanjakan APBD, maka harapan dewan, pada Februari nanti APBD bisa dijalankan.

Sebab, tidak hanya dewan yang meminta Pemko bisa membelanjakan APBD di awal tahun, tapi banyak kalangan mengharapkan hal yang sama.

Pemko diminta meninggal pola kerja yang tidak baik mulai tahun 2022 ini, terutama terbiasa membelanjakan APBD di triwulan kedua. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved