Breaking News:

Berita Inhu

Larikan Duit Perusahaan Ratusan Juta,Sales Ngumpet di Gubuk Kebun Sawit di Jambi,Eh Ketahuan Polisi

Larikan duit perusahaan ratusan juta, sales ngumpet di gubuk kebun sawit di Jambi, eh ketahuan polisi. Bersama 2 rekannya digelandang ke sel tahanan

ISTIMEWA
Tiga orang tersangka penggelapan uang perusahaan berinisial AS (36), DSG alias Emon (25) dan AF alias Ari (25) saat diamankan aparat Polres Inhu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, INHU - Larikan duit perusahaan ratusan juta, sales ngumpet di gubuk kebun sawit di Jambi, eh ketahuan polisi. Bersama 2 rekannya digelandang ke sel tahanan Polres Inhu.

Tim Buru Sergap (Buser) Satreskrim Polres Inhu mengamankan karyawan CV (SW) yang bertugas sebagai sales dan juru kutip karena membawa kabur uang perusahaan ratusan juta rupiah.

Sales yang tidak bisa dipercaya itu berinisial AS (36) warga asal Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi diringkus tim Buser Polres Inhu Rabu (29/12/2021) dini hari pukul 03.00 WIB.

Selain AS, tim juga mengamankan tersangka lain, yakni DSG alias Emon (25) warga Sekip Hilir Rengat dan AF alias Ari (25) warga Kelurahan Kambesko Rengat.

Kapolres Inhu AKBP Bachtiar Alponso melalui PS Kasubsi Penmas Polres Inhu Aipda Misran, Kamis (6/1/2022) membenarkan diringkusnya pelaku penggelapan dalam jabatan beserta dua rekannya itu.

Lebih jelas diungkapkannya, penggelapan ini terjadi Senin (22/12/2021) pukul 09.00 WIB.

Seperti biasa, AS betugas untuk memungut uang hasil penjualan produk makanan kecil yang disuplai CV SW pada sejumlah toko dan kedai di wilayah Kecamatan Batang Gansal hingga Kecamatan Keritang Kabupaten Inhil.

Berdasarkan laporan yang diterima manajer CV SW dari seluruh pelanggan, hari itu AS telah menagih uang sebanyak Rp 104.105.347 (seratus empat juta seratus lima ribu tiga ratus empat puluh tujuh rupiah).

Seharusnya uang tersebut harus dibawa dan disetorkan ke kantor CV SW, namun hingga larut malam AS tak kunjung sampai di Rengat.

Keesokannya, Selasa (23/12/2021), AS mengirimkan pesan lewat WhatsApp pada manajer CV SW yang berisi jika ia belum bisa ke Rengat untuk menyetor uang karena terlalu lelah dan beristirahat atau menginap di daerah Seberida.

Namun hingga Rabu 24 Desember 2021, AS tak kunjung datang ke kantor CV SW, pada pukul 16.30 WIB, manajer berusaha menghubungi AS, tapi handphone AS tidak aktif lagi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved