Varian Covid Terbaru Kembali Muncul, Kebal Vaksin dan Lebih Ganas Dari Omicron
Varian IHU diyakini lebih kebal terhadap vaksin dan lebih menular dari varian Omicron. Varian ini pertama kali ditemukan di Kamerun
TRIBUNPEKANBARU.COM - Pandemi Covid seolah tak akan pernah berakhir. Virus Corona terus melakukan mutasi seiring waktu berjalan.
Baru-baru ini, WHO memantau varian Covid terbaru yang dinilai lebih tahan terhadap vaksin dan lebih cepat menular dari varian Omicron.
Kabar tersebut bukanlah kabar baik untuk dunia. Masyarakat mesti mewaspadai varian dari Covid tersebut.
Varian baru tersebut yaitu B.1.640, B.1.640.2.
Untuk sementara ini, varian baru tersebut dinamakan IHU, diambil dari IHU Mediterranee Infection, tempat para ilmuwan mengidentifikasinya.
Ilmuwan menduga, IHU memiliki mutasi lebih tinggi dari Omicron.
Hal itu lantaran varian IHU mengandung 46 mutasi.
WHO memasukkan varian IHU dalam kategori variant under monitoring sejak November 2021.
WHO mengkategorikan varian virus corona: variant of concern yang mencakup Delta dan Omicron, serta variant of interest.
Varian B.1.640, B.1.640.2 itu pertama kali terdeteksi oleh peneliti Prancis pada September tahun lalu, yang diduga berasal dari Kamerun.
Melansir Tribune India, menurut studi peer-review yang didukung oleh Pemerintah Prancis, varian baru virus corona itu diyakini telah menginfeksi 12 orang di Prancis.
“Untuk dua belas pasien positif SARS-CoV yang tinggal di wilayah geografis yang sama di Tenggara Prancis, pengujian PCR yang menyaring mutasi terkait varian menunjukkan kombinasi atipikal,” kata Philippe Colson dari IHU Mediterranee Infection.
Namun, dia mengatakan, masih terlalu dini untuk berspekulasi tentang fitur virologi, epidemiologi, atau klinis dari varian IHU berdasarkan 12 kasus tersebut.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/virua-corona-menginveksi-sel-otak.jpg)