Breaking News:

Berita Kuansing

Andi Putra Ditangkap KPK, Adiknya Adam Jadi Ketua Golkar Kuansing

Adam resmi ditetapkan sebagai ketua Golkar Kuansing melalui Musdalub. Ia terpilih aklamasi menggantikan Andi Putra yang tersangkut kasus korupsi.

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Ariestia
net/google
Adam resmi ditetapkan sebagai ketua Golkar Kuansing melalui Musdalub. Ia terpilih aklamasi menggantikan Andi Putra yang tersangkut kasus korupsi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Adam resmi ditetapkan sebagai ketua DPD II Golkar Kuansing melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Minggu (9/1/2022). Ia terpilih secara aklamasi menggantikan Andi Putra yang tersangkut kasus korupsi.

Sekretaris DPD II Golkar Riau, Indra Gunawan Eet mengatakan, bahwa Adam terpilih dengan didukung penuh oleh 15 Pimpinan Kecamatan se-Kabupaten Kuansing.

"Sudah terpilih saudara Adam, yang merupakan Ketua DPRD Kuansing sebagai ketua DPD II Golkar Kuansing. Semua PK mengusulkan nama Adam, dan dipilih secara aklamasi,"ujar Indra Gunawan Senin (10/1/2022).

Politisi muda Golkar Riau ini mengatakan, pihaknya berpesan kepada Adam untuk bisa membangkitkan kembali semangat konsolidasi menuju 2024.

"Sebelumnya kita ditimpa masalah berat (Andi Putra tersandung kasus korupsi). Maka kita harus mulai konsolidasi lagi, dengan PK, dengan pengurrus ranting sampai pengurus desa,"jelas Indra Gunawan.

Indra Gunawan mengatakan, konsolidasi adalah langkah utama untuk menyongsong Pemilu tahu 2024 mendatang agar sesuai target Golkar.

Untuk diketahui, Adam saat ini duduk sebagai ketua DPRD Kuansing. Ia merupakan putra kandung dari mantan bupati Kuansing dua periode, Sukarmis, dan adik kandung dari Andi Putra.

Sementara itu, Wakil ketua Bidang Pemenangan Pemilu Bapilu Golkar Riau Ikhsan mengatakan meskipun sebelumnya ketua Golkar Kuansing ditahan KPK, namun tidak menghambat jalannya organisasi.

Dimana sudah berjalan proses perekrutan fungsionaris partai yang dipersiapkan untuk maju sebagai bakal calon anggota legislatif di Pemilu 2024 mendatang.

"Saat ini agenda yang dilakukan DPD II itu perekrutan fungsionaris dan pengumpulan KTA untuk menghadapi Pemilu 2024 mendatang,"ujar Ikhsan.

Meskipun Andi Putra sedang menghadapi proses hukumnya dan ditetapkan sebagai tersangka, namun menurut Ikhsan roda organisasi dan aktivitas yang ada di organisasi tetap berjalan seperti biasanya.

"Jadi organisasi tetap berjalan tidak ada halangan, karena kan ada wakil ketua dan bidang lain yang menjalankan organisasi,"ujar Ikhsan. (Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved