Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Hasil Hearing DPRD Pekanbaru dengan Diskes, Sepakat Surat Pernyataan Vaksin Pelajar Harus Direvisi

Komisi III DPRD Pekanbaru menggelar hearing dengan Diskes Pekanbaru, Senin (10/1/2022) di ruang Komisi III DPRD.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
DPRD Pekanbaru
Hearing Komisi III DPRD Pekanbaru dengan Diskes Pekanbaru membahas vaksinasi anak 6-11 tahun di ruang Komisi III DPRD, Senin (10/1/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komisi III DPRD Pekanbaru menggelar hearing dengan Diskes Pekanbaru, Senin (10/1/2022) di ruang Komisi III DPRD.

Hearing ini membahas mengenai vaksinasi anak umur 6-11 tahun, terutama pelajar SD.

Sebab belakangan ini, sejak pemerintah mewajibkan vaksinasi anak-anak, banyak wali murid keberatan.

Apalagi dalam surat pernyataan dari pihak sekolah, isinya memberatkan wali murid, serta pihak sekolah (Disdik) terkesan lepas tangan.

Hearing dipimpin Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Yasser Hamidy, di dampingi Wakil Ketua H Ervan, serta anggota Jepta Sitohang, Zulkarnain SE, Kartini, H Suherman, Pangkat Purba dan Irman Sasrianto.

Sementara dari Diskes Pekanbaru, langsung hadir Kepala Diskes Pekanbaru Zaini Rizaldy, beserta kepala bidangnya.

Seperti diketahui, sejak beberapa hari lalu, Disdik Pekanbaru sudah menetapkan belajar tatap muka penuh seratus persen, baik di tingkat SD maupun SMP yang ada di Kota Pekanbaru.

"Ya, kita sudah tanyakan kepada Diskes. Memang vaksin anak-anak wajib sekarang, karena sudah sekolah tatap muka seratus persen. Kita dukung itu, tapi ada beberapa catatan yang harus direvisi," tegas Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru H Ervan usai hearing.

Catatan yang harus direvisi tersebut, di antaranya pada poin 4 surat pernyataan vaksin dari pihak sekolah kepada anak-anak dan pelajar berbunyi, "Saya bertanggung sepenuhnya dan membebaskan pihak Panitia dan Penyelenggara Sentra Vaksin berikut dengan Tenaga Medis atau akibat dan resiko dari Vaksinasi Covid-19 yang dapat terjadi terhadap anak saya di kemudian hari".

"Kita tadi udah sepakat, itu direvisi. Itu kan terkesan lepas tangan dan tak mau tanggung jawab. Diskes Pekanbaru berjanji akan mengkomunikasikan dengan Disdik selaku penyelenggara tatap muka. Memang harus diubah itu," sebut Politisi Partai Gerindra ini lagi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved