Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Rapor Merah, Komisi IV DPRD Pekanbaru Panggil Kontraktor Sampah Pekan Depan

Belum selesainya persoalan pengangkutan sampah di Kota Pekanbaru, terus direspon kalangan DPRD Pekanbaru.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM/FERNANDO SIKUMBANG
Belum selesainya persoalan pengangkutan sampah di Kota Pekanbaru, terus direspon kalangan DPRD Pekanbaru. FOTO: Kendaraan melintas dekat tumpukan sampah di Jalan Rajawali Sakti Ujung, Kota Pekanbaru. Sampah menumpuk menimbulkan aroma tidak sedap. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Belum selesainya persoalan pengangkutan sampah di Kota Pekanbaru, terus direspon kalangan DPRD Pekanbaru.

Sebab, sampai hari ini, legislator masih mendapat pengaduan dari masyarakat, tentang masih adanya beberapa titik tumpukan sampah.

Komisi IV DPRD Pekanbaru yang membidangi masalah sampah ini, berjanji akan bereaksi. Bahkan Komisi IV DPRD akan melakukan rapat internal, untuk menggelar rapat kerja (hearing), dengan kontraktor sampah, plus DLHK Pekanbaru.

"Untuk hearing soal sampah ini, kita agendakan pekan depan. Pekan ini kita ada rapat internal dan melaksanakan rapat paripurna," tegas Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono ST, Senin (10/1/2022) kepada Tribunpekanbaru.com.

Fokus Komisi IV DPRD dalam hearing nanti, selain mempertanyakan sistem kerja dan bunyi kontrak kerjanya, juga mempertanyakan jumlah armada ideal, yang mereka miliki.

Jangan sampai kontraknya sama dengan sebelumnya, yakni hanya mengangkut sampah dari sumber sampah. Sementara tidak diangkut dari rumah ke rumah.

"Kalau masalah angkutan mandiri yang menjadi alasan sampah masih berserakan, saya rasa tidak terlalu berpengaruh. Jika memang kontraktor bekerja sesuai harapan, maka ini tidak akan terjadi," katanya.

Seperti diketahui, dua kontraktor pelaksana pengelola sampah Kota Pekanbaru, yakni PT Samhana Indah dan PT Godang Tua. Dua perusahaan ini juga pada empat tahun berturut-turut sebelumnya, mengelola sampah di Kota Pekanbaru.

Hasilnya dinilai sejumlah kalangan, pengelolaannya masih buruk. Entah apa yang menjadi dasar Pemko Pekanbaru, memenangkan lagi dua perusahaan luar Riau ini menjadi pengelola sampah, tidak diketahui pasti.

Padahal, rapor kedua perusahaan tersebut masih merah, dalam hal pengelolaan sampah. Komisi IV DPRD Pekanbaru akan memastikan lagi keseriusan PT Godang Tua Jaya dan PT Samhana Indah, mengelola sampah tahun 2022 ini.

"Jika masih bermasalah di lapangan, tentunya ada yang tidak beres. Padahal dari awal, kita sudah tekan kan, agar pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru tahun 2022, lebih baik diswakelolakan, dari pada diserahkan ke pihak ketiga," tuturnya. (Tribunpekanbaru.com /Syafruddin Mirohi).  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved