Breaking News:

Berita Pelalawan

5 Hotspot Terpantau di Pelalawan Meski Peluang Hujan Masih Tinggi, BPBD Beri Penjelasan

Sebanyak lima titik panas atau hotspot terpantau di Kabupaten Pelalawan, Riau hari ini, Selasa (11/1/2022). BPBD memberikan penjelasan.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Istimewa
Sebanyak lima titik panas atau hotspot terpantau di Kabupaten Pelalawan, Riau hari ini, Selasa (11/1/2022). BPBD memberikan penjelasan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Sebanyak lima titik panas atau hotspot terpantau di Kabupaten Pelalawan, Riau hari ini, Selasa (11/1/2022). BPBD memberikan penjelasan.

Dari hotspot tersebut ada yang berpeluang menjadi titik api atau firespot.

Kelima hotspot tersebut terpantau di dua kecamatan, satu titik di Kuala Kampar dan empat titik di Teluk Meranti.

Titik panas itu tersebar di beberapa desa yang ada di kedua kecamatan tersebut.

Namun empat diantaranya memiliki tingkat confidence yang rendah sampai sedang. Sedangkan satu titik masuk kategori tinggi.

"Satu hotspot di Teluk Meranti dengan tingkat confidence 80 sampai 100 persen atau kategori tinggi. Ini berpeluang menjadi titik api," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Rudianto, kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (11/1/2022).

Rudianto menjelaskan, petugas gabungan di Kecamatan Teluk Meranti sedang melakukan pengecekan ke lokasi titik panas yang tingkat confidencenya tinggi.

Untuk memastikan adanya titik api yang berubah menjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) atau tidak.

Apabila api muncul tentu akan dilakukan pemadaman oleh tim kecamatan.

Rudianto mengakui jika dalam pekan ini peluang turunnya hujan masih tinggi. Tampak dari hujan yang mengguyur Pangkalan Kerinci dan sekitarnya pada Senin (10/1/2022) lalu dengan intensitas sedang hingga tinggi.

"Pagi tadi juga masih ada gerimis tapi sebentar saja. Potensi hujan masih ada setiap hari," tambah Rudianto.

Bahkan, lanjut Rudianto, prakiraan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, curah hujan masih tinggi sampai akhir Januari dan awal Februari mendatang di sebagian besar wilayah Riau, termasuk Pelalawan.

"Kita tetap waspadai terhadap curah hujan yang tinggi dan potensi terjadinya Karhutla. Kita monitor setiap hari," pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved