Breaking News:

DPRD Pekanbaru

DPRD Pekanbaru Panggil Disdik Pekan Depan Soal Sekolah Tatap Muka dan Vaksin

DPRD Pekanbaru akan memanggil Disdik Pekanbaru pekan depan, untuk digelar hearing terkait belajar tatap muka seratus persen dan vaksinasi.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
DPRD Pekanbaru akan memanggil Disdik Pekanbaru pekan depan, untuk digelar hearing terkait belajar tatap muka seratus persen dan vaksinasi. FOTO: Sejumlah siswa SMP Negeri 20 Pekanbaru mengikuti Pembelajaran Secara Tatap Muka (PTM) secara full day, Senin (10/1/2022). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Setelah memanggil Diskes Pekanbaru, Komisi III DPRD Pekanbaru akan memanggil Disdik Pekanbaru pekan depan, untuk digelar hearing terkait belajar tatap muka seratus persen dan vaksinasi.

Pemanggilan ini untuk mensingkronkan hasil hearing dengan Diskes Pekanbaru, Senin (10/1/2022) kemarin.

Sekretaris Komisi III DPRD Pekanbaru Jepta Sitohang menjelaskan, pembelajaran tatap muka seratus persen untuk SD, sangat didukung pihaknya.

Sebab, belajar daring yang digelar selama ini, dinilai sangat tidak efektif.

"Tapi kan ada ketentuan yang harus dilaksanakan. Seperti penerapan prokes ketat, serta vaksinasi seluruh pelajar. Tentunya ini kita support penuh," tegas Jepta kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (11/1/2022).

Dijelaskannya, dari hasil pemaparan Diskes kemarin, bahwa siswa yang belajar tatap muka seratus persen, harus siswa yang sudah vaksinasi.

Tujuannya, untuk memutus mata rantai, jika ada nanti cluster baru.

"Kebijakan ini lah yang nanti kita sinkronkan dan kita harmonisasi kan dengan Disdik. Karena ini harus dijalankan secara komprehensif," sebut Politisi Partai Demokrat ini.

Disinggung mengenai masih adanya sebagian wali murid, yang belum mau memvaksin anaknya, hal ini juga harus dicarikan solusi positif dari Disdik, selaku OPD yang bertanggung jawab.

Artinya, meski anak-anak belum mau divaksin, namun demi mewujudkan cita-cita pendidikan, anak-anak harus tetap bersekolah.

"Teknisnya kita percaya kepada Disdik. Yang pasti, kita sangat yakin, pada waktunya nanti anak-anak akan mau divaksin. Kita juga mendukung sukses vaksinasi anak-anak 6-11 tahun ini," akunya.

Lebih lanjut Jepta juga menghimbau kepada seluruh sekolah, agar menjalankan tupoksi vaksinasi ini sesuai aturan.

Vaksin wajib, tapi menjaga stabilitas psikologi dan mental anak-anak juga tidak kalah pentingnya.

Selain itu, masih kata Jepta, pihaknya juga akan mengawasi pelaksanaan sekolah tatap muka seratus persen ini, di Kota Pekanbaru.

Sehingga diharapkan bisa berjalan on the track, plus Kota Pekanbaru bisa sukses target vaksinasinya.

"Pasti kita awasi secara berkala. Kita dukung sekolah tatap muka seratus persen, terus digulirkan pemerintah," tegasnya berharap. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved