Breaking News:

Berita Pekanbaru

Moms Jangan Khawatir, Ini Imbauan Diskes Pekanbaru Bila Anak Ada Efek Samping Usai Vaksin

Sejumlah orangtua masih khawatir terhadap efek samping dari vaksinasi bagi anak-anak. Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menyampaikan panduan

Penulis: Fernando | Editor: Nurul Qomariah
LUDOVIC MARIN / AFP
Ilustrasi vaksin.Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menyampaikan panduan kepada orangtua yang masih khawatir efek efek samping dari vaksinasi bagi anak-anak. 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Sejumlah orangtua masih khawatir terhadap efek samping dari vaksinasi bagi anak-anak. Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru pun menyampaikan panduan bagi orangtua.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy mengatakan bahwa efek samping pascavaksin tidak hanya terjadi dalam vaksinasi Covid-19.

Kondisi serupa juga terjadi pada penerima imunisasi lainnya.

"Gejala efek samping yang dirasakan ada ringan hingga berat, sampai saat ini dari laporan Kementerian Kesehatan belum ada efek samping mematikan dari vaksin Covid-19 bagi anak," ulasnya kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (12/1/2022).

Dirinya mengaku ada pemberitaan tentang anak yang meninggal pasca mendapat suntikan vaksin.

Namun setelah dikonfirmasi tim kementerian ternyata kematiannya bukan karena vaksin.

Almarhum ternyata meninggal akibat penyakit lain. "Jadi di sini kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu dengan efek samping vaksin," ujarnya.

Zaini mengimbau masyarakat agar tidak ragu akan efek samping.

Ia menegaskan bahwa vaksin yang diberikan kepada anak-anak sudah lolos uji penelitian dari BPOM sehingga layak diberikan kepada masyarakat.

"Bila ada kita temukan efek samping tentu tidak mematikan," jelasnya.

Pihaknya mengimbau kepada orangtua yang sudah membawa anaknya vaksin bisa datang ke puskesmas terdekat bila mengalami efek samping pascavaksinasi.

Mereka nantinya mendapat penanganan dari petugas di puskesmas sesuai kondisi pascavaksin.

Ada petugas yang siap memberi penanganan terhadap kondisi pascaimunisasi. Mereka bisa lapor ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.

"Sekecil apa pun efek sampingnya, bisa lapor ke puskesmas atau rumah sakit terdekat. Supaya bisa kita monitor, kita tidak sarankan orangtua memberi terapi sendiri tanpa penanganan medis bila mendapati anak dengan efek samping vaksin," paparnya.

( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sikumbang )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved