Breaking News:

Berita Siak

Pencabutan Izin Konsesi Perkebunan Besar-besaran oleh Pusat, Perusahaan di Siak Ini Jadi Sorotan

Di Siak, PT DSI telah menimbulkan konflik berkepanjangan dengan masyarakat. Salah satunya termasuk lahan cadangan Koperasi Sengkemang Jaya.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: CandraDani
Tribun Pekanbaru/Mayonal Putra
Mantan BUPATI SIAK Arwin AS dan Sejumlah Pejabat HADIR pada Sidang PT DSI Kasus Pemalsuan SK Menhut 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Pencabutan izin konsesi kawasan hutan yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo awal tahun 2022 menggembirakan masyarakat kabupaten Siak.

PT Duta Swakarya Indah atau PT DSI yang berada di Kabupaten Siak juga diharapkan masyarakat setempat dicabut izinnya.

“PT DSI telah menimbulkan konflik berkepanjangan dengan masyarakat. Termasuk lahan cadangan koperasi kami seluas 1.200 Ha juga dikuasainya, sehingga kami tidak bisa menggarap lahan tersebut,” kata Wakil Sekretaris Koperasi Sengkemang Jaya, Ujang Nazaruddin, Rabu (12/1/2022).

Ia mengatakan, dari 8.000 Ha izin lokasi dan izin usaha perkebunan (IUP) yang diperoleh, PT DSI baru mampu menggarap 2.800 Ha.

Padahal izin ini diterbitkan Pemkab Siak sejak 2006 silam.

Baca juga: PT DSI Kembali Dilaporkan ke Polda Riau, Koperasi di Siak Juga Minta Pusat Cabut Izin Konsesinya

Karena konflik lahan berkepanjangan hingga kini perusahan itu juga belum mengantongi Hak Guna Usaha (HGU).

“Kemudian mereka juga tidak bisa bertanggung jawab bahwa kebun plasma tidak dibangun untuk kesejahteraan masyarakat. Tumpang tindih dengan perkebunan masyarakat juga terjadi,” kata dia.

Terkait banyaknya masalah di PT DSI tersebut, Ujang meminta presiden juga mencabut izin konsesi kawasan hutan perusahaan itu.

Pencabutan izin konsesi kawasan hutan tersebut akan menggugurkan izin -izinnya yang lain.

Sementara itu Asisten I Setdakab Siak L Budhi Yuwono menilai PT DSI bisa berpotensi dicabut izinnya oleh pusat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved