Breaking News:

Video Berita

Video: Disdikbud Pelalawan Bakal Hentikan Aktivitas Belajar di Sekolah Pelanggar Prokes

Disdikbud Pelalawan Riau menegaskan agar semua sekolah menaati Protokol Kesehatan (Prokes) selama pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) penuh

Penulis: johanes | Editor: aidil wardi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pelalawan Riau menegaskan agar semua sekolah menaati Protokol Kesehatan (Prokes) selama pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) penuh yang telah digelar sejak Senin (10/1/2022) lalu.

Hari ini, Rabu (12/1/2022), merupakan hari ketiga diterapkannya PTM 100 persen di semua jenjang pendidikan di bawah naungan Disdikbud Pelalawan.

Mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) ataupun sederajatnya.

Tim Disdikbud melakukan pemantauan di beberapa sekolah sejak hari pertama hingga hari ketiga ini. Kecamatan Bandar Seikijang, Langgam, Pangkalan Kerinci, hingga Pangkalan Kuras telah disambangi.

"Hari ini kita ke Pangkalan Kuras. Beberapa sekolah kita lihat penerapan Protokol Kesehatan atau Prokesnya. Karena intinya ada di Prokes yang ketat, sesuai anjuran Satgas," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdikbud Pelalawan, Abu Bakar FE, kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (12/1/2022).

Abu Bakar menyebutkan, selain memantau peralatan Prokes di sekolah, pihaknya langsung melihat kepatutan penggunaan masker oleh para siswa, tenaga pendidik, hingga tenaga pendidikan.

Jika ada yang kedapatan tidak menggunakan masker akan ditegur dan diberikan pemahaman seputar surat edaran yang diumumkan sebelumnya berdasarkan masukan dari Satgas Covid-19 Pelalawan.

Selain itu mencoba wadah pencuci tangan yang disediakan pihak sekolah di pintu masuk dan di depan ruang belajar siswa. Untuk mengetahui fungsi dan cara mencuci tangan yang benar.

"Para pedagang yang berjualan di sekolah juga kita tegur jika tak pakai masker. Diberikan penjelasan dan harus dipatuhi, agar PTM penuh berjalan normal," tukas Abu Bakar.

Kepala Satpol PP dan Damkar Pelalawan ini mengingatkan, agar semua sekolah mematuhi penerapan Prokes dan aturan lain yang ada dalam surat edaran. Apabila ada sekolah yang ketahuan melanggar Prokes dan munculnya kasus Covid-19, Disdikbud akan menghentikan aktivitas PTM di sekolah tersebut.

"Apalagi sekarang ada varian baru namanya Omicron. Kita minta jangan sampai lengah. Semuanya harus dipenuhi dan tim satgas masing-masing sekolah musti aktif," katanya. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved