Breaking News:

Berita Riau

Eks Bupati Kuansing Mursini Divonis Ringan, JPU Resmi Ajukan Banding, Ini Korupsi yang Menjeratnya

Jaksa Penuntut Umum (JPU) resmi mengajukan banding atas vonis ringan eks Bupati Kuansing, Mursini terkait kasus korupsi 6 kegiatan yang menjeratnya

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/RIZKY ARMANDA
Sidang vonis eks Bupati Kuansing Mursini beberapa waktu lalu. JPU resmi mengajukan banding atas vonis ringan eks Bupati Kuansing, Mursini. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jaksa Penuntut Umum (JPU) resmi mengajukan banding atas vonis ringan eks Bupati Kuansing, Mursini.

Mursini merupakan terdakwa perkara korupsi 6 kegiatan di Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) di daerah berjuluk Kota Jalur tersebut.

Dari 8,5 tahun penjara yang menjadi tuntutan JPU, majelis hakim Tipikor Pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, hanya menjatuhkan vonis 4 tahun terhadap Mursini.

Memori banding telah didaftarkan oleh JPU, dalam hal ini, Imam Hidayat, yang juga menjabat Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kuansing, ke Pengadilan (PN) Negeri Pekanbaru, Kamis (13/1/2022).

Dalam hal ini, memori banding yang diajukan jaksa diterima Plh Panitera Pengadilan Tipikor pada PN Pekanbaru, Zainal Abidin.

"Kami sudah menyatakan banding atas putusan Pengadilan Tipikor pada PN Pekanbaru tanggal 7 Januari 2022 atas nama terdakwa Mursini," kata Kepala Kejari (Kajari) Kuansing, Hadiman.

"Kami menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 8 tahun 6 bulan sedangkan putusan hakim 4 tahun penjara. Putusan itu jauh lebih ringan dari tuntutan JPU, maka kita nyatakan banding," imbuh Kajari lagi.

Setelah diterima PN Pekanbaru, memori banding akan diteruskan ke Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru.

Karena hakim di Pengadilan Tingkat Dua itulah yang akan memeriksa perkara.

Hadiman berharap, permohonan banding itu dikabulkan oleh hakim PT Pekanbaru, agar vonis terdakwa sesuai tuntutan JPU.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved