Breaking News:

Berita Bengkalis

Siap-siap Penerapan E-Tiketing Pelabuhan RoRo Bengkalis

Rencana penerapan tiket elektronik atau e-tiketing di pelabuhan RoRo Air Putih Bengkalis-Sungai Selari Bukit Batu masih terus berproses.

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Ariestia
Istimewa
Pelabuhan RoRo Bengkalis saat ini masih dikelola Dishub Bengkalis, rencanannya kedepan akan dikelola BUP dan diterapkan E-Tiketing 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Rencana penerapan tiket elektronik atau e-tiketing di pelabuhan RoRo Air Putih Bengkalis-Sungai Selari Bukit Batu masih terus berproses.

Untuk penerapannya masih menunggu pembentukan badan usaha pelabuhan (BUP) dari BUMD Bumi Laksamana Jaya (BLJ) Bengkalis.

"Sebagai syarat penerapan E-tiketing, pelabuhan memang harus dikelola BUP, saat ini BUMD BLJ Bengkalis sudah memproses pembentukan BUP ini," terang Plt Kepala Dinas Perhubungan Bengkalis Djamaluddin, Kamis (13/1/2021) siang.

Menurut dia, untuk pengurusan sudah dilakukan BLJ, saat ini dalam proses verifikasi berkas pembentukan BUP tersebut.

"Jadi kita menunggu BUP ini terbentuk baru akan membahas langkah selanjutnya untuk penerapan e-tiketing," terang Djamaluddin.

Jika BUP sudah terbentuk nantinya, mereka harus terlebih dahulu berkoordinasi dengan stakeholder terkait, diantaranya Dinas Perhubungan, KSOP dan lainnya.

Kemudian baru dilakukan pencarian vendor atau pihak ketiga yang bisa mengelola e-tiketing ini.

"Tentu yang akan kita pilih vendor yang bisa menguntungkan daerah," tambahnya.

Sementara itu, terkait rencana pengelolaan pelabuhan RoRo Bengkalis-Bukit Batu ini akan dilakukan BUP disambut baik DPRD Bengkalis.

Ketua DPRD Bengkalis Khairul Umam mendukung rencana pemerintah daerah untuk mengalihkan pengelolaan pelabuhan oleh BUP.

Namun dengan catatan pelayanan pelabuhan RoRo Bengkalis bisa lebih baik lagi kedepananya.

"Kalau dewan tentu mendukung kalau ini untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat," terang Khairul Umam.

Menurut dia, bagi DPRD yang terpenting BUP atau BUMD Bengkalis yang ada ini harus berjalan dengan sehat.

BUMD yang sehat tentu akan didukung termasuk jika harus dilakukan penyertaan modal.

"Namun kita akan lebih teliti lagi untuk penyertaan modal kepada BUMD ini, kalau memang sehat kita mau. Jangan sampai penyertaan modal bisa membuat DPRD terseret seret masalah hukum karena BUMD yang ada berjalan tidak sehat," tambahnya. (Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved