Breaking News:

UPDATE Pria Onani di Atas Motor di Riau: Birahi Pelaku Memuncak karena Pemandangan Ini

Ia menyebutkan, pria tersebut berinisial BI (24), warga Kepenghuluan Bahtera Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rohil.

ist
Pria onani di depan umum terjadi di Rokan Hilir Riau 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Beberapa waktu lalu, rekaman pria onani di atas motor viral.

Diketahui, aksi memalukan itu terjadi pinggir jalan di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau.

Dalam video berdurasi 27 detik yang dilihat Kompas.com, Kamis (13/1/2020), pria tersebut tampak mengenakan peci hitam dan masker hitam.

Dari atas sepeda motor matik, ia tampak melakukan onani dengan tangan sebelah kanan, sambil melirik kiri kanan.

Video itu diduga direkam oleh perempuan, karena terdengar suaranya.

"Sumpah ini orang ngapain. Hari Jumat ini, ya Allah. Astagfirullahaladzim. Ngapain ya, Bang. Enggak sopan. Kau kira aku takut," kata wanita dalam video itu sambil menegur pria tersebut.

Tak lama kemudian, pria itu pergi meninggalkan lokasi.

Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto saat dikonfirmasi Kompas.com membenarkan kejadian itu.

"Iya benar, Mas. Pria yang videonya viral di media sosial sudah diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Bagan Sinembah. Pada Minggu (10/1/2022), sekira jam 00.20 WIB, telah dimintai keterangan," ujar Nurhadi melalui pesan WhatsApp, Kamis.

Ia menyebutkan, pria tersebut berinisial BI (24), warga Kepenghuluan Bahtera Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rohil.

Dari hasil interogasi, BI mengakui perbuatannya yang dilakukan pada Jumat (6/1/2022), di pinggir jalan lintas Riau-Sumatera Utara, tepatnya di sebuah sekolah.

BI mengakui saat itu dirinya tidak sampai mengeluarkan kelaminnya.

"Perbuatan tersebut dilakukan dengan alasan untuk melampiaskan birahinya, setelah melihat seorang perempuan (diduga yang memvideokan) yang ada di depan sebuah warung penjual es jagung," kata Nurhadi.

Wanita yang dilihat BI itu, mengenakan pakaian ketat dan seksi, sehingga birahinya naik drastis dan melakukan onani.

Nurhadi mengatakan, pria tersebut hanya diberikan pembinaan.

Kedua orangtuanya pun sudah dipanggil bersama perangkat desa setempat, agar BI tidak lagi melakukan perbuatan tak bermoral itu.

"Kita lakukan restorative justice dan memberikan pembinaan saja terhadap pelaku," kata Nurhadi.

( Tribunpekanbaru.com / Kompas )

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved