Breaking News:

Tribun Photo

FOTO : Kondisi Galian IPAL Dari Dekat, Dikeluhkan Warga Karena Picu Kemacetan

Proyek galian IPAL di Pekanbaru tak kunjung selesai dikerjakan, selain bikin macet, galian tersebut juga mengganggu akses jalan pengendara.

Penulis: Dodi Vladimir | Editor: CandraDani
FOTO : Kondisi Galian IPAL Dari Dekat, Dikeluhkan Warga Karena Picu Kemacetan - galian-ipal1.jpg
Tribunpekanbaru.com / Doddy Vladimir
GALIAN- Sejumlah pekerja sedang melakukan pengerjaan proyek Instalasi Perpipaan Air Limbah (IPAL) di Jalan A Yani, Pekanbaru, Jumat (14/1/2022). Warga Kota Pekanbaru kini sangat mengeluhkan galian IPAL, selain bikin macet, galian tersebut juga mengganggu akses jalan pengendara.
FOTO : Kondisi Galian IPAL Dari Dekat, Dikeluhkan Warga Karena Picu Kemacetan - galian-ipal2.jpg
Tribunpekanbaru.com / Doddy Vladimir
GALIAN- Sejumlah pekerja sedang melakukan pengerjaan proyek Instalasi Perpipaan Air Limbah (IPAL) di Jalan A Yani, Pekanbaru, Jumat (14/1/2022).Warga Kota Pekanbaru kini sangat mengeluhkan galian IPAL, selain bikin macet, galian tersebut juga mengganggu akses jalan pengendara.
FOTO : Kondisi Galian IPAL Dari Dekat, Dikeluhkan Warga Karena Picu Kemacetan - galian-ipal3.jpg
Tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir
GALIAN- Sejumlah pekerja sedang melakukan pengerjaan proyek Instalasi Perpipaan Air Limbah (IPAL) di Jalan A Yani, Pekanbaru, Jumat (14/1/2022).Warga Kota Pekanbaru kini sangat mengeluhkan galian IPAL, selain bikin macet, galian tersebut juga mengganggu akses jalan pengendara.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sejumlah pekerja sedang melakukan pengerjaan proyek Instalasi Perpipaan Air Limbah (IPAL) di Jalan A Yani, Pekanbaru, Jumat (14/1/2022).

Warga Kota Pekanbaru kini sangat mengeluhkan galian IPAL, selain bikin macet, galian tersebut juga mengganggu akses jalan pengendara.

Diberi Waktu Lima Hari

Sebelumnya sebagaimana diberitakan, kontraktor pelaksanaan pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) Kota Pekanbaru harus menuntaskan proyek ini dalam hitungan hari.

Mereka hanya punya waktu hingga 27 Desember 2021 untuk menuntaskan bekas galian yang ada.

"Sebelum kontraknya selesai bekas galian dan drainase di sekitarnya harus direkonstruksi," terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (22/12/2021).

Menurutnya, hal ini menjadi satu bahasan dalam rapat koordinasi Local Project Management Unit (LPMU) terkait pelaksanan pembangunan SPALD Kota Pekanbaru.

Ia mendorong kontraktor bekerja cepat lantaran kontrak kerja berakhir pada 27 Desember 2021 mendatang.

Indra memprediksi ada beberapa pekerjaan yang belum selesai nantinya.

Kontraktor pun terancam kena denda lantaran tidak bisa menuntaskan pekerjaan tepat waktu atau sesuai kontrak yang ada.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved