Breaking News:

Berita Riau

DLHK Riau Belum Tindaklanjuti Arahan Presiden Soal Pencabutan Izin Konsesi Lahan, Ini Sebabnya

Tanggapan Kepala DLHK Riau terkait pencabutan izin perusahaan konsesi kawasan hutan di Riau seperti yang sudah disampaikan Presiden Joko Widodo.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Ariestia
Tribunpekanbaru.com
Tanggapan Kepala DLHK Riau terkait pencabutan izin perusahaan konsesi kawasan hutan di Riau seperti yang sudah disampaikan Presiden Joko Widodo. FOTO: Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau, Mamun Murod 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau, Mamun Murod belum bisa memberikan penjelasan lebih jauh terkait pencabutan izin perusahaan konsesi kawasan hutan di Riau seperti yang sudah disampaikan Presiden Joko Widodo.

Murod mengaku belum bisa menindaklanjuti arahan presiden tersebut karena sejauh ini pihaknya belum mendapatkan salinan resmi dari keputusan presiden tersebut.

"Salinan resminya belum ada, jadi kita tidak bisa memberikan penjelasan lebih jauh," katanya, Minggu (16/1/2022).

Pihaknya berjanji akan menindaklanjuti arahan presiden tersebut jika nanti sudah ada salinan arahan presiden.

‎Sebab pihaknya akan mempelajari dulu seperti apa petunjuk teknis dari arahan pencabutan izin perusahaan ‎konsesi dikawasan hutan tersebut.

"Kita kan harus pelajari dulu, arahannya seperti apa, mekanisme seperti apa, sehingga bisa menjadi rujukan kita untuk menindaklanjutinya," ujarnya.

‎Seperti diketahui, sedikitnya 192 izin usaha konsesi kawasan hutan dicabut Pemerintah Pusat melalui Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), baru-baru ini.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menetapkan pencabutan izin tersebut melalui Kepmen LHK No SK.01/MENLHK/SETJEN/KUM.1/1/2022 tentang pencabutan izin konsesi kawasan hutan.

Keputusan itu berlaku mulai 6 Januari. Adapun 192 unit perizinan atau perusahaan tersebut tercatat menguasai lahan seluas 3.126.439,36 hektare. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgio)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved