Breaking News:

Usai Telepon Keluarga, Pria Ini Berenang Nyebrang Kanal, Diterkam dan Ditarik Buaya ke Dalam Air

Pria asal Desa Tanjung Menang, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, bernama Arpa Gunawan (28) itu tewas usai buaya besar menerkamnya

Editor: M Iqbal
Pixabay
Ilustrasi. Buaya tiba-tiba muncul 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang pria yang baru selesai menelpon keluarganya, tewas diterkam buaya.

Saat itu pria yang merupakan pekerja buruh perusahaan tersebut berenang hendak menyeberang kanal.

Pria asal Desa Tanjung Menang, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, bernama Arpa Gunawan (28) itu tewas usai buaya besar menerkamnya pada Jum'at (15/1/2022) malam.

Dari keterangan Kapolsek Air Sugihan, Ipda M. Indra Gunawan melalui Kanit Reskrim Aipda Apriansyah, bahwa ada salah satu karyawan (buruh tanam) perusahaan vendor PT. SAM diterkam buaya saat di pinggir kanal.

Dengan laporan tersebut anggota opsnal langsung menuju kelokasi bersama-sama dengan team safety dan security perusahaan mencari korban yang dibawa oleh buaya dengan cara menyusuri kanal dan semak-semak pinggir kanal.

"Jadi kemaren sekitar jam 11.45 Wib pada saat korban mencari sinyal handphone untuk menelpon keluarganya bersama 2 orang temannya," ungkapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (15/1/2022) malam.

Setelah selesai menelpon, lalu korban bersama temannya sesama pekerja buruh tanam kembali pulang ke camp untuk istirahat yang berada di petak kerja tidak jauh dari korban menelpon.

"Waktu itu korban menyebrang kanal dengan cara berenang. Namun sebelum sampai ketepian kanal, korban di terkam buaya dan ditarik kedalam air," katanya. 

Masih kata Ipda Indra, teman korban yang berhasil naik kepinggir kanal berusaha menolong dan berteriak minta bantuan dan mencari korban dipinggiran kanal. 

"Karena buaya ukurannya sangat besar sekitar panjang 4 meteran langsung membawa korban masuk kedalam air, dan lebih kurang 1 (satu) jam,"

"Saksi melihat korban sempat muncul dari permukaan air dalam kondisi korban diterkam buaya, saksi yang melihat langsung berusaha menarik korban namun buaya tersebut langsung menarik korban lagi kedalam air," bebernya.

Selanjutnya saksi menunggu dan berusaha mencari kembali, setelah menunggu sekira jam 19.30 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi mengapung yang jaraknya lebih kurang 30 meter dari posisi awal korban digigit oleh buaya tersebut.

Korban diangkat dari kanal dan langsung dibawa ke klinik, namun korban sudah meninggal dunia.

"Atas permintaan orang tua korban, jenazah langsung di bawa kerumahnya di Desa Tanjung Menang dan korban akan segera dimakamkan," sebutnya.

Akibat dari kejadian tersebut, tubuh korban mengalami luka-luka robekan dibagian tubuhnya.

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com:https://sumsel.tribunnews.com/2022/01/15/cari-sinyal-dipinggir-sungai-oki-untuk-telpon-keluarga-arpa-gunawan-tewas-diterkam- buaya.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Slamet Teguh

Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved