Breaking News:

Berita Rohul

Anak Usia Sekolah yang Berkendara di Jalan Raya Bakal Ditindak Satlantas Polres Rohul

Kasatlantas Polres Rokan Hulu AKP Bagus Harry menegaskan,anak belum cukup umur yang berkendara tanpa kelengkapan bakal tetap akan ditindak.

Penulis: Syahrul | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru/Theo Rizky
Pelajar SMA menggunakan sepeda motor melewati Jalan Dipenogoro ketika pulang sekolah, Rabu (11/4/2018). Kepolisian dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru sudah menyampaikan himbauan larangan bagi pelajar sekolah untuk tidak membawa kendaran pribadi ke sekolah, karena salah satu syarat mengendarai kendaraan bermotor adalah memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Satlantas Polres Rokan Hulu menghimbau, agar orangtua di Rokan Hulu tidak membiarkan anaknya yang masih berusia sekolah untuk mengendarai sepeda motor sendiri ke sekolah.

Selain dengan alasan belum cukup umur, ada segi keselamatan berkendara yang harus diperhatikan, termasuk kelengkapan administrasi dalam berkendara.

Kasatlantas Polres Rokan Hulu AKP Bagus Harry mengatakan, pihaknya tak akan segan-segan memberikan tindakan tegas kepada anak belum cukup umur yang berkendara tanpa kelengkapan.

"Kita tidak pernah mentolerir kepada anak-anak yang berkendara tanpa kelengkapan," kata Kasatlantas pada Senin (17/1).

Dilanjutkan dia, dalam berbagai kegiatan penindakan Lantas, pihaknya selalu mengedepankan pendekatan persuasif dalam menindak pelanggar lalu lintas, terutama pada pengendara di bawah umur.

Bagi pengendara di bawah umur yang kedapatan oleh petugas lantas, maka akan diberikan teguran terlebih dahulu.

"Dengan catatan, si pengendara ini menggunakan kelengkapan keselamatan berkendara dan kendaraan yang digunakan juga standar," ujarnya.

"Namun, jika tak punya kelengkapan dan kendaraannya tidak standar. Maka kita gak akan segan untuk menilang dan menahan kendaraannya sebagai sanksi," tambah Kasatlantas.

Adapun kendaraan yang ditahan itu akan dikembalikan lagi jika si pengendara yang terkena tilang membawa serta orangtua ataupun anggota keluarganya yang sudah memiliki SIM.

"Himbauan ini selalu kita sosialisasikan ke sekolah-sekolah agar tidak membiarkan anak didiknya membawa motor ke sekolah sebelum cukup umur," tandasnya. (Tribunpekanbaru.com/Syahrul Ramadhan)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved