Breaking News:

Februari-Maret 2022 Diprediksi Puncak Omicron di Indonesia, DKI Jakarta Medan Perang Pertama

Menkes menyampaikan, sekitar 90 persen transmisi lokal varian Omicron terjadi di DKI Jakarta.

Editor: Sesri
TRIBUNPEKANBARU.COM/DODI VLADIMIR
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada seorang anak saat Vaksinasi Merdeka Anak di SD Al Azhar, Pekanbaru, Jumat (7/1/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Puncak kasus varian Omicron di Indonesia diprediksi akan terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret 2022.

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, berdasarkan pengamatan terhadap sejumlah negara puncak tersebut dicapai secara cepat dan tinggi dan waktunya berkisar antara 35-65 hari.

“Indonesia pertama kali kita teridentifikasi (varian Omicron) adalah pertengahan Desember, tapi kasus kita mulai naiknya di awal Januari."

"Antara 35-65 hari akan terjadi kenaikan yang cukup cepat dan tinggi."

"Itu yang memang harus dipersiapkan oleh masyarakat,” ujarnya dalam keterangan pers secara virtual, Minggu (16/1/2022), dikutip dari laman setkab.go.id.

Budi mengungkapkan, tingkat perawatan di rumah sakit untuk pasien Omicron di sejumlah negara yang telah melewati puncak kasus berkisar antara 30-40 persen dibandingkan hospitalisasi varian Delta.

“Jadi walaupun kenaikannya lebih cepat dan tinggi, jumlah kasusnya akan lebih banyak dan naik penularannya lebih cepat, tapi hospitalisasinya lebih rendah,” jelas dia.

Baca juga: Luhut Minta Masyarakat Waspadai Omicron, Tapi Pemerintah Cabut Larangan Masuk

Baca juga: Omicron Mengancam, Pemerintah Indonesia Malah Buka Pintu Masuk, DPR Bingung

Oleh karena itu, ia menekankan agar masyarakat tetap waspada.

Namun, tidak perlu panik jika ada kenaikan jumlah kasus yang cepat dan banyak.

Transmisi Lokal Omicron Didominasi DKI Jakarta

Menkes menyampaikan, sekitar 90 persen transmisi lokal varian Omicron terjadi di DKI Jakarta.

Sehingga, pemerintah mempersiapkan strategi khusus dalam mengantisipasi lonjakan kasus di wilayah ini.

“Kita memang harus mempersiapkan khusus DKI Jakarta sebagai medan perang pertama menghadapi Omicron ini."

"Kita harus memastikan di kita bisa menanganinya perang menghadapi Omicron di DKI Jakarta ini,” ucap Budi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved